Berita Nganjuk

Kuli Bangunan Nyambi Jualan Pil Koplo, Modus Lakukan Transaksi di Warung Kopi Berujung Bui

Dari tangan kedua tersangka diamankan barang bukti 358 butir pil koplo jenis double L dan sejumlah uang diduga hasil transaksi pil koplo, serta ponsel

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: Aqwamit Torik
TribunMadura.com/Ahmad Amru Muiz
Barang bukti yang disita darid ua tersangka pengedar dan barang bukti pil koplo yang diamankan Satresnarkoba Polres Nganjuk. 

TRIBUNMADURA.COM, NGANJUK - Dituduh edarkan pil koplo, MI (20) kuli bangunan warga Kelurahan Warujayeng Kecamatan Tanjunganom, dan RA (27) warga Desa Kemlokolegi Kecamatan Baron Kabupaten Nganjuk ditangkap Polisi.

Dari tangan kedua tersangka diamankan barang bukti 358 butir pil koplo jenis double L, dan sejumlah uang diduga hasil transaksi pil koplo, serta hanphone.

Kasat Resnarkoba Polres Nganjuk, AKP Joko Santoso menjelaskan, penangkapan kedua tersangka pengedar pil koplo berawal dari informasi yang diterima dari masyarakat yang masuk ke "Wayahe Lapor Kapolres" terkait adanya aktifitas peredaran pil koplo di wilayah Kecamatan Wilangan.

Informasi tersebut dilakukan tindaklanjut unit opsnal Satresnarkoba dengan melakukan penyelidikan.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di GoogleNews TribunMadura.com

"Dari penyelidikan yang dilakukan dapat diketahui adanya kegiatan transaksi pil koplo yang dilakukan tersangka MI," kata Joko Santoso melalui Kasi Humas Polres Nganjuk, Iptu Supriyanto, Jumat (2/8/2022).

Selanjutnya, dikatakan Joko Santoso, tersangka MI dilakukan penggerebekan saat melakukan aktifitas transaksi pil koplo di salah satu warung kopi di Desa Awar awar Kecamatan Wilangan.

Dari tangan tersangka MI, unit Opsnal Satresnarkoba mengamankan barang bukti 94 butir pil koplo.

"Saat itu juga, tersangka MI dilakukan pemeriksaan untuk mengetahui pemasok pil koplo yang diedarkannya," ucap Joko Santoso.

Kepada penyidik, menurut Joko Santoso, tersangka MI mengaku mendapatkan pil koplo dari tersangka RA. Dan saat itu juga, tim Opsnal melakukan pengembangan kasus dengan mengamankan tersangka RA di rumahnya di Desa Kemlokolegi Kecamatan Baron. Dari tangan tersangka RA, tim Opsnal mengamankan barang bukti pil koplo siap edar sebanyak 264 butir. Dan saat itu juga tersangka dibawa dan diamankan di Mapolres Nganjuk untuk proses hukum lebih lanjut.

"Kedua tersangka pengedar pil koplo tersebut kami jerat dengan UU RI nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan. Keduanya diancam hukuman hingga 15 tahun penjara," tutur Joko Santoso. (aru/Achmad Amru Muiz)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved