Berita Pamekasan

P4TM Endus Ada Belasan Oknum Mafia Tembakau di Pamekasan, Bikin Petani Sengsara Main Timbangan

Ketua P4TM, H. Khairul Umam mengatakan, dugaan adanya oknum mafia tembakau di Pamekasan ini berjumlah belasan orang

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Samsul Arifin
TribunMadura.com/Kuswanto Ferdian
Ketua Paguyuban Pelopor Petani dan Pedagang Tembakau se-Madura (P4TM), Khairul Umam. Ia menyebut sebagian oknum mafia tembakau itu merupakan perwakilan pabrikan 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian


TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Paguyuban Pelopor Petani dan Pedagang Tembakau se-Madura (P4TM) mengendus adanya dugaan oknum mafia tembakau di sebagian perwakilan pabrikan di Kabupaten Pamekasan, Madura.


Ketua P4TM, H. Khairul Umam mengatakan, dugaan adanya oknum mafia tembakau di Pamekasan ini berjumlah belasan orang.


Kata dia, sebagian oknum mafia tembakau itu merupakan perwakilan pabrikan yang membuat nasib petani tembakau di Madura sengsara.


"Ya oknum yang tidak bertanggung jawab itu ya itu aja mafianya, ada sekitar belasan orang," kata H. Khairul Umam, Jumat (2/9/2022).


Menurut pria yang akrab disapa Haji Her ini, modus oknum mafia tembakau itu yakni mengambil sampel (contoh) tembakau yang hendak dijual petani terlalu besar, permainan timbangan dan permainan harga. 


Selain itu, memainkan isu gudang yang membeli tembakau akan ditutup dan tidak akan membeli tembakau lagi.


"Itu yang bisa membuat petani gelisah sehingga tembakaunya dijual murah," ungkap Haji Her.


Haji Her memberikan solusi, bila ingin memberantas oknum mafia tembakau ini, pabrikan dan pemerintah harus bersinergi (bersatu) dan bergerak untuk membela Kesejahteraan petani tembakau


Penuturan dia, selama ini ada sebagian perwakilan pabrikan yang tidak bertanggung jawab serta memainkan harga dalam pemberian tembakau.

Baca juga: 550 Imam Masjid di Pamekasan Dapat Bantuan Fasilitas BPJS Ketenagakerjaan

Kumpulan Berita Lainnya seputar Pamekasan

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com


"Kalau pihak gudang selama ini bagus. Kalau pabrikan atau pemerintah tidak percaya mengenai benar tidak apa yang saya katakan ini, pasti bilang benar. Jangan tanya lebih ke saya, coba ke bawah. Benar enggak permainan di bawah seperti ini. Ini rahasia umum," tutupnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved