Gadis 12 Tahun Dipaksa Layani Nafsu Bejat Karyawan Kebun Sawit, Ibu Korban Curiga Anaknya Muntah

Karyawan kebun sawit lakukan pemerkosaan terhadap bocah berusia 12 tahun. Hal itu dilakukan berulang kali oleh tersangka, hingga korbannya hamil.

Editor: Aqwamit Torik
Freepik.com
Ilustrasi hamil - Gadis usia 12 tahun diperkosa oleh karyawan kebun sawit 

TRIBUNMADURA.COM - Seorang karyawan kebun sawit lakukan pemerkosaan terhadap bocah berusia 12 tahun.

Hal itu dilakukan berulang kali oleh tersangka, hingga korbannya hamil.

Ibu korban juga sempat curiga saat anaknya muntah-muntah.

Hingga akhirnya dokter menyarankan untuk dites kehamilan.

Pria yang memaksa bocah itu berhubungan badan itu diamankan Polsek Pujud Polres Rokan Hilir (Rohil), Riau, Kamis (1/9/2022) pukul 14.30 WIB.

Baca juga: Akibat KDRT, Seorang Karyawan Perhutani Ditangkap Polisi, Istri yang Laporkan Suaminya Sendiri

Informasi lengkap dan menarik lainnya di GoogleNews TribunMadura.com

Setelah dilakukan interogasi, pelaku atau terlapor berinisial TYS alias D (19) mengakui memang benar telah melakukan segala perbuatannya terhadap korban.

Kapolres Rohil AKBP Andrian Pramudianto SIK MSi melalui Kasi Humas Polres Rohil AKP Juliandi SH menuturkan, pelaku dugaan tindak pidana pencabulan terhadap anak di bawah umur telah dilakukan penahanan.

Selain itu, proses penyidikan lebih lanjut oleh jajaran Polres Rohil di Polsek Pujud juga telah dilakukan.

 Barang bukti yang diamankan terkait kasus itu yaitu, hasil visum et revertum , 1 helai baju tidur warna oranye motif kartun, 1 helai celana tidur warna oranye motif kartun, 1 helai celana dalam warna biru dan 1 helai kaos singlet warna kuning.

“Pasal yang dipersangkakan terhadap pelaku yaitu Pasal 76 E Jo Pasal 82 Ayat (1) UU RI NO.17 Tahun 2016 Tentang Perubahan Kedua atas UU RI NO.23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak,” jelas Kasi Humas Polres Rohil.

AKP Juliandi menjelaskan, karyawan berinisial TYS dilaporkan oleh ibu korban R (33) setelah merasa tidak senang karena telah menghamili anak perempuannya yang masih berusia 12 tahun.

Ibu korban melaporkan bahwa pada Selasa (30/8/2022) Pukul 20.00 WIB telah membawa anaknya berobat ke dokter.


Usai diperiksa, pada saat itu dokter menyarankan agar melakukan test peck atau uji kehamilan.

Halaman
12
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved