Berita Madura

Pelarian Jeny Biduan Pamekasan Jadi Pengedar Sabu, 15 Tahun Kecanduan Narkoba, Rumah Tangga Semrawut

Perempuan yang berprofesi sebagai biduan di Pamekasan itu, ditangkap di pinggir jalan Desa Campor karena jadi pengedar narkoba

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Samsul Arifin
TribunMadura.com/Kuswanto Ferdian
Seorang biduan jadi pengedar narkoba Noer Jannah (31), biduan asal Sampang yang ditangkap anggota Satresnarkoba Polres Pamekasan lantaran kedapatan membawa sabu saat dipajang sewaktu konferensi pers di Gedung Bhayangkara Polres Pamekasan, Rabu (7/9/2022). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian 


TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Pelarian Jeny Biduan Pamekasan Jadi Pengedar Sabu, 15 Tahun Kecanduan Narkoba, Rumah Tangga Semrawut

Noer Jannah (31), warga Desa Bunten Barat, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Madura ditangkap anggota Satresnarkoba Polres Pamekasan lantaran kedapatan membawa sabu-sabu.


Perempuan yang berprofesi sebagai biduan di Pamekasan itu, ditangkap di pinggir jalan Desa Campor, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan, Madura, Senin (22/8/2022) sekitar pukul 23.00 WIB.


Kapolres Pamekasan, AKBP Rogib Triyanto mengatakan, NJ alias Noer Jannah ditangkap karena sebagai pengedar narkoba.


Dari tangan NJ, anggotanya mengamankan barang bukti sabu-sabu seberat 2.01 gram.


Akibat perbuatannya, NJ dikenai pasal 114 (1) UURI No. 35 Th. 2009, tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 5 sampai 20 tahun penjara atau seumur hidup.


Perempuan yang akrab disapa Jeny itu mengaku sekitar 15 tahun memakai sabu-sabu.


Hingga saat ini, dirinya merasa kecanduan.


"Pekerjaan sebelumnya menjadi biduan di Pamekasan," kata Jeny usai konferensi pers di Gedung Bhayangkara Polres Pamekasan, Rabu (7/9/2022).


Jeny juga menceritakan dua kali gagal berkeluarga.

Baca juga: Dinsos Pamekasan Pastikan Data Penerima BLT DBHCHT Transparan, Tak Boleh Ada Buruh Siluman Menerima

Informasi lengkap dan menarik lainnya Berita Madura dan Berita Pamekasan hanya di GoogleNews TribunMadura.com


Akibat perbuatannya, perempuan kelahiran 1991 itu harus mendekam dibalik jeruji penjara dengan meninggalkan anaknya yang masih duduk di bangku kelas 5 SD.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved