Berita Madura

Melalui Geruduk Desa Dinas Kesehatan Bangkalan Genjot Capaian Imunisasi Hingga Dirikan Gerai BIAN

Program Geruduk Desa melalui sistem sweeping digelorakan untuk mencari lokus terendah capaian imunisasi MR

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Samsul Arifin
TribunMadura.com/Ahmad Faisol
Isteri Bupati Bangkalan, Zaenab Zuraidah Latif (kiri) memantau langsung pemberian imunisasi kepada anak dalam program Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) di gerai Puskesmas Jaddih pada gelaran Car Free Day di depan Pendopo Agung, Jalan Letnan Abdullah, Minggu (4/9/2022) 

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN – Kendati capaian imunisasi Measles Rubella (MR) atau Campak anak berusia 9-59 bulan telah menyentuh angka 95 persen, namun tidak lantas membuat Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bangkalan berpuas diri. Program Geruduk Desa melalui sistem sweeping digelorakan untuk mencari lokus terendah capaian imunisasi MR.

Kepala Dinkes Bangkalan, Sudiyo mengungkapkan, program Geruduk Desa merupakan salah satu bentuk lanjutan dari kegiatan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) untuk mengetahui daerah-daerah yang masih rendah capaian imunisasi MR.

“Kita ambil contoh, semisal di Desa Langkap (Kecamatan Burneh) ternyata masih ada 80 anak belum divaksin MR. Di situlah kami lakukan Geruduk Desa, sebagian besar petugas imunisasi di Puskesmas Burneh kami gerakkan ke sana untuk menggenjot capaian imunisasi MR,” ungkap Sudiyo kepada Surya, Jumat (9/9/2022).

Berdasarkan Data Cakupan BIAN Kabupaten Bangkalan per 9 September 2022 yang dihimpun dari dinkes setempat, target ril capaian imunisasi MR tercatat sejumlah 63.323 anak dari target proyeksi nasional sejumlah 65.415 anak dengan usia 9-59 bulan.

“Kalau dari capaian ril, Bangkalan sudah mencapai 95 persen. Artinya kita sudah hijau, sudah melampaui target nasional 93,8 persen. Apabila dilihat dari target proyeksi, kita baru di angka 83 persen,” jelas Sudiyo.

Dinkes Kabupaten Bangkalan juga menggandeng Tim Penggerak PKK kabupaten hingga tingkat desa, Muslimat NU, bekerjasama dengan Dinas Pemberdayaan dan Masyarakat Desa, dan para camat, hingga membuka gerai BIAN di Car Free Day yang digelar setiap hari Minggu di depan Pendopo Agung Bangkalan, Jalan Letnan Abdullah.

“Nasional mengharapkan target itu tetap proyeksi, bukan ril. Jadi kami masih berada pada peringkat 26 Jawa Timur untuk program MR,” tutur mantan Kepala Puskesmas Blega itu.

Selain Imunisasi MR, lanjutnya, kegiatan program BIAN 2022 juga meliputi Imunisasi Kejar atau Tambal Sulam yang meliputi pemberian polio melalui tetes (OPV), pemberian polio melalui injeksi (IPV), dan pemberian imunisasi DPT-HIB-Hib dengan sasaran anak berusia 12-59 bulan.

“Dari ketiganya itu, capaian terendah masih di IVP karena disuntik. Masyarakat tidak mau disuntik dobel sama MR, kita masih di bawah angka 8 persen capaianan secara nasional,” terangnya.

Baca juga: Bangkalan Jadi Tuan Rumah Lomba Renang Pelajar, Akan Diikuti 400 Atlet Nasional, Ini Upaya Pemkab

Informasi lengkap dan menarik lainnya Berita Madura dan Berita Bangkalan hanya di GoogleNews TribunMadura.com

Hingga 9 September 2022, capaian imunisasi DPT-HIB-Hib sejumlah 3.416 anak dari total 19.877 target sasaran. Untuk imunisasi IPV sejumlah 2.265 anak atau 6,9 persen yang telah diimunisasi dari total 32.875 anak. Sedangkan capaian imunisasi OPV tercatat sejumlah 10.064 sasaran atau 52,5 persen dari total 19.170 sasaran.   

“Tetapi tidak usah khawatir karena dua minggu lagi capaian itu akan terkejar. Silahkan balita berusia 12-59 bulan yang imunisasi belum lengkap atau belum mendapatkan imunisasi sama sekali bisa disusulkan atau dilengkapi,” pungkasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved