Berita Madura

Droping Air Bersih ke 63 Desa Kering Kritis di Sampang Terganjal Persetujuan Anggaran dari Pemprov

pengajuan  bantuan droping air bersih tahun ini senilai Rp. 400 juta sesuai arahan pemerintah daerah.

Penulis: Hanggara Pratama | Editor: Samsul Arifin
TribunMadura.com/Hanggara Pratama
BPBD Sampang saat mendroping air bersih ke masyarakat terdampak kekeringan pada musim lalu. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama


TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Bupati Sampang telah menurunkan Surat Keputusan (SK) bantuan droping air bersih terhadap puluhan desa terdampak kekeringan pertanggal 13 September 2022.


Akan tetapi, BPBD setempat masih belum bisa menentukan jadwal realisasi bantuan tersebut, mengingat anggaran yang telah diajukan ke BPBD Provinsi Jawa Timur (Jatim) tak kunjung disetujui.


Ketua Pelaksana BPBD Sampang Asroni melalui Kasi Kedaruratan dan Logistik Moh. Imam mengatakan bahwa pengajuan  bantuan droping air bersih tahun ini senilai Rp. 400 juta sesuai arahan pemerintah daerah.


Menurutnya, nominal itu bersifat sementara sebab masih dalam tahap pengajuan sehingga hasilnya tergantung keputusan dari Pemprov.


"Tentunya anggaran yang diajukan sesuai kebutuhan desa terdampak kekeringan di Sampang," ujarnya kepada TribunMadura.com, Rabu (14/9/2022).


Ia menambahkan jika hingga saat ini dari pengajuan tersebut masih tahap menunggu persetujuan dari Pemprov Jatim, namun bila nantinya sudah disetujui, bantuan droping air bersih segera dilakukan.


Sebab, semakin cepat semakin baik untuk kebutuhan masyarakat yang kini tengah kesulitan mendapatkan air.


"Untuk jadwal pelaksanaan droping jelas menunggu anggaran dan saat ini kami terus komunikasi dengan Pemprov Jatim," tandasnya.


Lebih lanjut, hingga saat ini terdata ada 63 desa di Kabupaten Sampang terdampak kekeringan bahkan statusnya kering kritis.

Baca juga: Bupati Sampang Slamet Junaidi Kini Berangkat Umrah Pasca Berangkatkan Umrah Belasan Warga Tak Mampu

Informasi lengkap dan menarik lainnya Berita Madura dan Berita Sampang hanya di GoogleNews TribunMadura.com


Adapun puluhan desa terdampak tersebar di 10 kecamatan dari total 14 kecamatan se-Kabupaten Sampang.


Sedangkan daftar 4 kecamatan tidak terdampak kekeringan yakni, kecamatan Camplong, Jrengik, Omben dan Ketapang.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved