Berita Pasuruan

Sudah Bau Tanah Mau Enak-enak dengan Wanita, Kakek Alami Overdosis Obat Kuat Nyawa pun Melayang

Dugaan kuat, sang kakek yang sudah bau tanah terlalu banyak mengkonsumsi obat kuat sehingga overdosis mau main dengan wanita

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Samsul Arifin
Istimewa/TribunMadura.com
Sudah bau tanah seorang kakek mau enak-enak sama wanita di Tretes meregang nyawa karena diduga minum obat kuat. 

TRIBUNMADURA.COM, PASURUAN - Sudah bau tanah niat Djumadi (81) untuk indehoi dengan teman wanitanya di sebuah villa di Tretes, Kelurahan Prigen, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan berujung petaka.

Kakek yang diketahui berasal dari Sidoarjo itu ditemukan meregang nyawa. Ia tergeletak di atas kasur kamar villa. Dugaan kuat, sang kakek terlalu banyak mengkonsumsi obat kuat sehingga overdosis.

Dugaan itu muncul setelah polisi bersama tim medis turun ke villa atas laporan masyarakat. Di lokasi kejadian, tim menemukan dua bungkus obat yang diduga kuat obat kuat merk king cobra. Semuanya sudah kosong.


Kapolsek Prigen AKP Sugiyanto mengatakan, dari data yang didapatkan di lapangan, korban ini datang ke villa dengan teman wanitanya ini sehat bugar. Tidak ada tanda - tanda yang bersangkutan sakit.

Setelah itu, kata Kapolsek, korban dan teman wanitanya masuk ke dalam villa. Dua jam berselang, teman wanitanya berteriak minta tolong dan membuat masyarakat sekitar villa itu geger.

“Kami menduga, meninggalnya korban karena minum obat kuat. Yang bersangkutan diduga kuat minum dua pil obat kuat sekaligus, sehingga overdosis," katanya saat dihubungi, Selasa (13/9/2022).

Sebelum meninggal, kata Kapolsek, korban sempat mengeluh setelah minum obat kuat itu. Menurut Kapolsek, korban mengeluh ke teman wanitanya jika dadanya nyeri dan sesak, dan badannya panas. 

"Korban sempat meminta diantar pulang, tapi tak lama kejang dan akhirnya meninggal. Korban meninggal di atas ranjang. Tidak ditemukan tanda atau bekas penganiayaan di tubuh korban," paparnya.

Kapolsek menduga, korban ini meninggal akibat efek obat kuat ini. Disampaikannya, keluarga korban dari Magersari, Sidoarjo menolak untuk otopsi sehingga korban langsung dibawa pulang ke Sidoarjo

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved