Berita Jember

Warga Masuk Lewat Pintu Belakang, Malah Temukan Kakek Sedang Perkosa Cucu Perempuannya

Seorang kakek di Kecamatan Mayang, Jember, NW (62) diduga kuat merudapaksa cucu perempuannya. Warga pergoki aksi kakek

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Aqwamit Torik
Shutterstock
Ilustrasi kakek perkosa cucunya hingga kepergok warga sekitar 

TRIBUNMADURA.COM, JEMBER - Kakek kepergok perkosa cucu perempuannya sendiri di rumahnya, kini dijebloskan ke penjara,

Pelaku seorang kakek yang berinisial NW (62) Kecamatan Mayang, Jember ini ditangkap usai diduga telah memperkosa cucunya.

 Seorang kakek di Kecamatan Mayang, Jember, NW (62) diduga kuat merudapaksa cucu perempuannya. Kini polisi sudah menangkap NW dan menjebloskannya ke tahanan.

Kapolsek Mayang AKP Bejul Nasution menceritakan, pihaknya mendapatkan laporan dari warga tentang peristiwa itu pada Selasa (13/9/2022).

Baca juga: Gadis 12 Tahun Dipaksa Layani Nafsu Bejat Karyawan Kebun Sawit, Ibu Korban Curiga Anaknya Muntah

Informasi lengkap dan menarik lainnya di GoogleNews TribunMadura.com

Sejumlah orang saksi memergoki perbuatan bejat NW di dalam rumahnya.

Setelah memergoki, warga menghubungi Babinsa dan Babinkamtibmas desa setempat.

"Warga kemudian menghubungi Babinsa dan Babinkamtibmas, kemudian mereka meluncur. Laporan diteruskan ke Unit Reskrim di Polsek Mayang," ujar Bejul, Kamis (15/9/2022).

Ternyata dalam pemeriksaan terhadap NW, juga korban, perbuatan bejat kakek tersebut sudah dilakukan sejak Juli 2022 lalu. Penyintas kekerasan seksual (KS) yang berusia 16 tahun itu menyebut kakeknya merudapaksa dirinya sebanyak 10 kali.

Bejul menyebut, penyintas KS itu tidak berani memberitahu siapapun karena diancam oleh sang kakek. "Selalu diancam akan dibunuh. Pelaku dan korban dalam hubungan kakek dan cucu," imbuhnya.

Perbuatan terakhir NW pada Selasa (13/9/2022) lalu diketahui oleh seorang tetangganya. Pagi itu, sang tetangga hendak ke rumah tersebut. Namun karena pintu depan masih terkunci, sehingga dia lewat pintu belakang yang memang tidak terkunci.

Warga itu curiga karena rumah sepi, namun pintu belakang tidak dikunci. Akhirnya dia mengecek ke dalam, dan memergoki NW sedang menindih cucunya. Perempuan itu langsung menjerit minta tolong.

Beberapa orang langsung datang dengan mendobrak pintu depan. Ketika warga datang, NW diduga sudah selesai memerkosa sang cucu. Meski dipergoki warga, NW ngeloyor pergi begitu saja.

Warga lantas memberitahu polisi dan tentara desa. Kasus itu lantas ditangani awal oleh Polsek Mayang, dan selanjutnya ditangani Unit PPA Polres Jember.

"Pemeriksaan saksi dilakukan, juga mengirim korban ke rumah sakit untuk mendapatkan visum," imbuhnya.

Polisi juga menangkap NW. Polisi menjerat NW memakai Pasal 82 UU Perlindungan Anak. "Korban masih kategori umur anak," pungkas Bejul.

Kepada polisi, NW mengaku khilaf melakukan perbuatan tersebut. Di rumah itu, NW tinggal bersama istri, dan cucunya tersebut.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved