Berita Madura

Bupati Baddrut Tamam Ajak Masyarakat Gotong Royong Ciptakan Kemajuan Pamekasan, Atmosfer Positif

Kini pihaknya telah melakukan terobosan baru melalui program berkebaruan dan kebijakan out off the box yang muaranya untuk kepentingan masyarakat

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Samsul Arifin
TribunMadura.com/Kuswanto Ferdian
Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam ajak masyarakat gotong royong 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian 


TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam mengajak semua lapisan masyarakat memiliki rasa tanggung jawab yang sama membangun daerahnya sesuai dengan tugasnya masing-masing. 


Kini pihaknya telah melakukan terobosan baru melalui program berkebaruan dan kebijakan out off the box yang muaranya untuk kepentingan masyarakat. 


Makanya, partisipasi masyarakat untuk mensukseskan program tersebut menjadi salah satu tanggungjawabnya.


Bupati yang akrab disapa Mas Tamam ini mengajak masyarakat bergotong royong dalam membangun Kabupaten Pamekasan agar bisa berdaya saing dengan kabupaten maju di Indonesia sesuai dengan komitmen pemerintah daerah selama kepemimpinannya.


"Jika kita semua memiliki semangat gotong royong, bersama-sama, jung rojung lombhung, untuk kemudian diantara kita semua tidak ada yang lebih terhormat, semuanya terhormat karena kita semua ingin membawa kabupaten ini menjadi kabupaten yang berdaya saing dengan kabupaten maju di Indonesia," kata Mas Tamam, Selasa (20/9/2022).


Pendapat Bupati yang masuk dalam bursa calon Gubernur Jawa Timur ini menerangkan, semua lapisan masyarakat memiliki kewajiban menjaga Kabupaten Pamekasan dan Indonesia secara umum sebagai bentuk kecintaannya terhadap negara kesatuan republik Indonesia (NKRI), karena cinta terhadap tanah air bagian dari iman.


Kata dia, seseorang yang tidak memiliki rasa cinta terhadap tanah airnya sungguh keterlaluan, karena mereka meminum, mandi, bersujud, dan menikmati kekayaan alamnya dari tanah air Indonesia, Jawa Timur, dan Pamekasan secara khusus. 


Bahkan, suatu saat kemungkinan mereka juga akan meninggal dunia dan dikebumikan di Kabupaten Pamekasan.


"Kabupaten yang kita cintai, tempat kita menghirup udara, tempat kita meminum air dari tanah kabupaten ini dan suatu saat bisa jadi kita akan meninggal dan dikebumikan di kabupaten ini. Karenanya, menjaga kabupaten ini dengan baik menjadi bagian dari amal jariyah kita semua," ajaknya.

Baca juga: Program Beasiswa Pendidikan Bupati Pamekasan Dipuji Ketua PWNU Jatim: Harus Dukung Ra Baddrut

Informasi lengkap dan menarik lainnya Berita Madura dan Berita Pamekasan hanya di GoogleNews TribunMadura.com


Saran Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini semua lapisan masyarakat juga memiliki tanggungjawab membangun atmosfer positif daerahnya demi keberlangsungan pembangunan Pamekasan, serta terwujudnya Pamekasan Hebat, Rajja, Bajra tor Parjugha.


"Seluruh elemen masyarakat yang berkeinginan kuat bahwa atmosfer di kabupaten ini, atmosfernya positif, konstruktif, dinamis, untuk menjadi rumah besar kita semuanya," pungkasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved