Suami Bakar Istri yang Hobi Main Hape, Pelaku Diduga Cemburu, Kondisi Korban Terungkap
Sang suami berinisial K yang baru keluar dari penjara itu membakar istrinya di dalam kamar di Desa Sukamulya, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor
TRIBUNMADURA.COM - Suami tega bakar istrinya hidup-hidup di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Ternyata sang suami kesal akibat melihat sang istri sering bermain ponsel.
Pelaku diduga cemburu akibat sang istri kerap memegang ponsel.
Sang suami berinisial K yang baru keluar dari penjara itu membakar istrinya di dalam kamar di Desa Sukamulya, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Sabtu (17/9/2022).
Baca juga: Jadwal One Piece Film: Red di Bioskop Surabaya, Tayang di XXI dan CGV, Kisah Uta Bersama Luffy
Berita menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com
"Iya betul ( residivis)," kata Kasi Humas Polres Bogor Iptu Desi Trian kepada wartawan, Minggu (18/9/2022).
K pernah dipenjara atas kasus pencurian.
K nekat membakar istrinya karena saat pulang ke rumah melihat istrinya yang inisial SA main HP terus.
"Karena main HP. Suaminya pulang, istrinya main HP terus sejak suaminya pulang itu," kata Iptu Desi Triana.
Ada dugaan pelaku juga cemburu karena sang istri kerap memegang HP.
Nyawa SA selamat dari kobaran api setelah diselamatkan oleh tetangganya sendiri.
Kapolsek Sukamakmur Iptu Sutopo Pranolo menjelaskan, awalnya sang istri sedang berada di kamar lalu sang suami datang.
Salah satu tetangga saat itu curiga karena melihat pelaku membawa tiga botol bensin Pertalite.
"Diikuti oleh tetangganya, diketahui bensin yang ia bawa digunakan untuk membakar kamarnya yang mana di dalamnya adalah istrinya sendiri," kata Iptu Sutopo Pranolo.
Korban langsung diselamatkan oleh tetangga lalu dievakuasi ke Puskemas terdekat.
Kapolsek mengatakan, akibat kejadian tersebut SA mengalami luka bakar pada kaki sebelah kiri pada bagian betis.
"Sementara itu pelaku saat ini sudah kita amankan di Mako Polsek Sukamakmur untuk menjalankan pemeriksaan lebih lanjut," ungkap Iptu Sutopo Pranolo.
Kasus di Depok
Peristiwa serupa juga terjadi di Duren Seribu, Bojongsari, Depok, Jawa barat belum lama ini.
Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKBP Yogen Heroes Baruno berdasarkan pemeriksaan terhadap saksi pelapor, kejadian ini berawal dari cekcok antara pelaku dan korban.
"Pelaku sempat cekcok dengan korban. Kata tetangga, merek memang sering cekcok ya," ujar AKBP Yogen Heroes Baruno.
Peristiwa pembakaran ini, lanjut dia, dipicu oleh sikap korban yang asik bermain handphone sehingga lalai mengurusi anak-anak mereka.
"Pelaku menegur korban yang asik menonton YouTube. Sementara dua anaknya tidak diperhatikan. Pelaku pun menegur korban dan terjadi cekcok disitu," ungkap Yogen.
Setelah cekcok, pelaku LN meninggalkan rumah dan bertemu dengan rekannya untuk mengonsumsi minuman keras.
Saat kembali ke rumah, pelaku mendapati kondisi rumah berantakan sehingga terjadi keributan.
"Pelaku yang mabuk memarahi anaknya yang masih berusia 10 tahun, dan diancam untuk dibakar," tuturnya.
Setelah itu, suami ambil tiner disiram ke istrinya dan membakarnya.
"Istrinya lagi main HP saat disiram tiner dan disulut api," ungkap Yogen.
EL lalu ditolong oleh keluarga dan tetangganya yang kemudian membawa korban ke RSUD Depok.
Artikel ini telah tayang di TribunnewsBogor.com