Berita Tulungagung

Modin Tak Terima Dipecat Lantaran Dituding Selingkuh, Kini Lapor Balik Kades ke Polres Tulungagung

W ini yang mengaku punya hubungan khusus dengan Wahyu, hingga memicu kemarahan warga

Penulis: David Yohanes | Editor: Samsul Arifin
TribunMadura.com/David Yohanes
Modin Karanganom (bermasker hitam) saat didemo warganya, Mei 2022 lalu. Kini Modin tersebut melawan karena tak terima dipecat sepihak. 

Jika memang polisi menetapkan Wahyu sebagai tersangka, informasi dari E bisa dipertimbangkan.

Namun selama ini informasi dari E tidak pernah terbukti secara hukum.

"Harus bisa membuktikan dulu dong, kalau memang ada perbuatan tercela, bolehlah diproses," ujarnya.

Secara administrasi Joko juga akan memasukkan banding atas pemecatan Wahyu pada Senin (26/9/2022) besok  ke Bupati Tulungagung.

Jawaban banding dari bupati ini yang akan menjadi dasar langkah hukum selanjutnya.

Jika banding ini ditolak, maka Joko akan menggugat melalui Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

"Penolakan banding dari bupati itu yang akan jadi dasar gugatan di PTUN," pungkas Joko.

Kasus ini mencuat ketika dua perempuan datang ke Kantor Desa Karanganom, sebelum lebaran 2022 lalu.

Mereka mencari Wahyu yang disebut sebagai pegawai Dinas PUPR Kabupaten Tulungagung

Satu perempuan dari Desa Kacangan, Kecamatan Ngunut mengaku sudah nikah siri dengan Wahyu.

Sedangkan perempuan satunya seorang guru MTs asal Desa Bethak, Kecamatan Kalidawir.

Ternyata Wahyu yang mereka cari adalah Modin Desa Karanganom, sementara yang menjadi pegawai Dinas PUPR adalah istrinya.

Warga pun beramai-ramai unjuk rasa ke kantor desa, menuntut pencopotan ayah satu anak ini pada Mei 2022. 

Mereka juga mencopot Wahyu dari takmir masjid karena dinilai tidak layak. 

Namun Wahyu melakukan perlawanan dan menolak mundur. 

Kasusnya lalu bergulir di Inspektorat Kabupaten Tulungagung

Hasil pemeriksaan Inspektorat menyimpulkan, ada sejumlah pasal yang dilanggar oleh Wahyu.

Hasil pemeriksaan ini lalu diserahkan ke Bupati Tulungagung, lalu bupati mengeluarkan rekomendasi kepada Kades.

Sebagai pimpinan Kades direkomendasikan untuk melakukan  pencopotan.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved