Berita Malang

Polisi Minta Suporter Tak Mudah Terprovokasi Postingan di Media Sosial, Jelang Arema Vs Persebaya

Kasi Humas IPTU Ahmad Taufik, meminta suporter tidak begitu saja mempercayai  segala narasi provokatif di media sosial.

Penulis: Erwin Wicaksono | Editor: Samsul Arifin
KOLASE TRIBUNNEWS
ilustrasi hoax 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Polres Malang meminta kepada para pendukung sepakbola, untuk tidak terprovokasi atau ikut serta menyebarkan informasi provokatif yang berkaitan dengan laga Arema FC Vs Persebaya, Sabtu (1/10/2022) mendatang.

Kasi Humas IPTU Ahmad Taufik, meminta suporter tidak begitu saja mempercayai  segala narasi provokatif di media sosial.

"Jangan sebar video atau konten-konten provokasi. Jika mendapatkan informasi seperti itu, silakan dihapus saja dan jangan disebar," ujar Taufik ketika dikonfirmasi.

Taufik menyadari rivalitas para suporter dua klub besar di Jawa Timur tersebut begitu tinggi.

Hal tersebut yang mendasari polisi melakukan tindakan antisipatif di media sosial.

"Kami akan melakukan tindakan tegas bagi para provokator yang menyebar isu tidak benar," tandas Taufik.

Sementara itu, menurut Taufik, Aremania adalah suporter kreatif.

Kata dia, Aremania pernah menjadi suporter terbaik pada kompetisi Ligina musim 2000, Copa Indonesia 2006 dan Piala Jenderal Sudirman 2016 lalu.

Baca juga: Presiden Persebaya Azrul Ananda Ajukan Pengunduruan Diri, Koperasi Surya Abadi Persebaya Menolak

Informasi lengkap dan menarik Berita Malang lainnya di Googlenews TribunMadura.com

"Mari bersama wujudkan Kabupaten Malang yang aman dan kondusif. Aremania itu kreator, bukan provokator," pungkas Taufik

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved