Berita Tuban

Modus Penyalahgunaan Solar Bersubsidi Terungkap, Gunakan Surat Rekomendasi Petani

Kasat Reskrim menjelaskan, solar yang dibeli dijual kepada para petani dengan harga lebih mahal dibanding harga resmi dari SPBU Rp 6800 per liter

Penulis: Mohammad Sudarsono | Editor: Samsul Arifin
TribunMadura.com/M Sudarsono
Satreskrim Polres Tuban mengamankan mobil dan drum berisi solar subsidi, barang bukti berada di Mapolres Tuban, Selasa (20/9/2022) 

 TRIBUNMADURA.COM, TUBAN - Modus penyalahgunaan BBM solar bersubsidi di sebuah gudang turut Desa Minohorejo, Kecamatan Widang, terungkap. 


Terduga pelaku M, menggunakan surat rekomendasi desa untuk mendapat solar tersebut. 


Lalu M yang saat ini diperiksa berstatus saksi menggunakan jasa dua orang untuk angsu solar di SPBU Desa Gesing, Kecamatan Semanding. 


Mereka diikuti oleh tim Resmob hingga berhenti di sebuah gudang yang digunakan untuk menimbun, Kamis (15/9/2022) sekitar pukul 24.00 WIB. 


"Pakai surat rekomendasi dari desa atas nama para petani, lalu membeli solar di SPBU," kata Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP M Gananta dikonfirmasi, Jumat (23/9/2022). 


Kasat Reskrim menjelaskan, solar yang dibeli dijual kepada para petani dengan harga lebih mahal dibanding harga resmi dari SPBU Rp 6800 per liter. 


Kemudian dari hasil penjualan tersebut, M mendapat keuntungan Rp 500 ribu per hari. 


Sedangkan untuk perengkek mendapat uang Rp 30 ribu untuk sekali pembelian. 


"Untungnya Rp 500 ribu untuk M, statusnya masih saksi, kita masih dalami untuk lebih jelasnya," pungkas perwira pertama tersebut. 

Baca juga: Angin Puting Beliung Porak-Porandakan Puluhan Rumah di Bulurejo Tuban Rusak Berat

Informasi lengkap dan menarik Tuban lainnya di Googlenews TribunMadura.com


Adapun untuk barang bukti yang diamankan polisi yaitu satu unit mobil L 300, 12 drum berisi 1440 liter solar, rinciannya 6 drum besar dan 6 drum kecil.(nok) 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved