Berita Madura

Realisasi Vaksinasi Terus Digalakkan, Sampang Kembali Terima 37.500 dosis PMK dari Pemerintah Pusat

Kepala Disperta-KP Sampang Suyono menyampaikan, selama ini pihaknya sudah merealisasikan ribuan vaksin dosis PMK secara bertahap

Penulis: Hanggara Pratama | Editor: Aqwamit Torik
TribunMadura.com/Hanggara Pratama
Tim Kesehatan Hewan Kabupaten Sampang, Madura saat menjalankan vaksinasi dosis Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) ke hewan ternak sapi milik warga, Kecamatan Pangarengan, Sampang. 

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang, Madura terus menggalakkan realisasi vaksinasi dosis Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Minggu (25/9/2022).


Bahkan, kini daerah yang bertajuk Kota Bahari kembali menerima 37.500 dosis PMK dari pemerintah pusat.


Kepala Disperta-KP Sampang Suyono menyampaikan, selama ini pihaknya sudah merealisasikan ribuan vaksin dosis PMK secara bertahap, pertama sebanyak 5.500 dosis dan ke dua 2.500 dosis.


Sedangkan, untuk 37.500 dosis vaksin yang datang kali ini merupakan tahap ke tiga, di mana sudah sekitar 5.000 dosis telah digunakan.

Baca juga: Digitalisasi Wisata Kampung Melon Napote Sampang, Pengunjung Tak Perlu Bingung Tanya Harga dan Jenis

Informasi lengkap dan menarik lainnya Berita Sampang dan Berita Madura di GoogleNews TribunMadura.com


Sehingga sisanya bakal digunakan untuk pengembangan ke pelosok desa se Kabupaten Sampang.


"Hal ini kami laksanakan guna antisipasi dikhawatirkan PMK kembali merembak dan menyerang hewan ternak milik warga," ujarnya.


Adapun, dalam pelaksanaan pengembangan vaksinasi tidak hanya fokus pada dosis dua saja karena dikhawatirkan masih ada sapi yang belum sama sekali belum menerima vaksin.


"Jadi ketika terjun ke lapangan dan diketahui ada warga yang membutuhkan vaksim bisa langsung dicover," terangnya.


Ia menambahkan, sejauh ini dalam realisasi vaksinasi dosis PMK di wilayah kerjanya juga dibantu oleh petugas vaksinator TNI/Polri sehingga pelaksanaannya cukup terbilang cepat.


"Kami harapkan kepada warga, apabila ada sapi yang belum divaksin, segera mengubungi kami," pungkasnya.

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved