Berita Madura

Bupati Pamekasan Hadiri Undian Vaksinasi Berhadiah, Ajak Masyarakat Tangkal Hoaks Soal Bahaya Vaksin

Pada kesempatan itu, Bupati Pamekasan mengajak masyarakat untuk tidak termakan hoaks atau fitnah dalam program vaksinasi. 

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Samsul Arifin
TribunMadura.com/Kuswanto Ferdian
Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam saat hadir langsung dalam acara pengundian vaksin berhadiah di Desa Palalang, Kecamatan Pakong 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian 


TRIBUBMADURA.COM, PAMEKASAN - Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam hadir langsung dalam acara pengundian vaksin berhadiah di Desa Palalang, Kecamatan Pakong.


Pada kesempatan itu, Bupati Pamekasan mengajak masyarakat untuk tidak termakan hoaks atau fitnah dalam program vaksinasi. 


Karena vaksinasi itu dilakukan sebagai wujud kepedulian pemerintah untuk melindungi masyarakatnya supaya memiliki kekebalan tubuh.


"Ada yang bilang kalau divaksin akan mati, ada pula yang bilang kalau divaksin uang logam akan nempel. Jangan, percaya, itu fitnah," kata bupati saat memberikan sambutan dalam acara tersebut, Senin (26/9/2022).


Bupati yang akrab disapa Mas Tamam itu menyampaikan, urusan rezeki, jodoh, dan mati merupakan takdir yang telah ditetapkan Allah SWT, tetapi manusia memiliki kewajiban untuk berikhtiar. 


Kata dia, vaksinasi tersebut sebagai wujud ikhtiar manusia agar tidak mudah terpapar penyakit.


"Kita melakukan beberapa cara agar vaksinasi yang telah termakan hoaks ini tetap berjalan, caranya kemarin ada yang dapat beras, minyak goreng. Akhirnya dananya bengkak, karena dana vaksinasi bengkak, maka kita pakai cara bagaimana kalau per desa, sehingga kita lakukan perdesa dengan memperoleh sepeda, kipas, dan beberapa sovenir yang lain," terangnya.


Pihaknya berkomitmen memberikan perlindungan kepada masyarakat melalui program yang telah dirancang. 


Termasuk vaksinasi Covid-19 tersebut, bahkan sebelum pandemi Covid-19 melanda Indonesia, pihaknya telah meluncurkan program Pamekasan Call Care (PCC) sebagai upaya memberikan pelayanan kesehatan yang ekselen kepada masyarakat.

Baca juga: Bupati Baddrut Tamam Tuntaskan Kekeringan 9 Desa di Pamekasan, Kini Tersisa 72 Desa

Informasi lengkap dan menarik lainnya Berita Madura dan Berita Pamekasan hanya di GoogleNews TribunMadura.com


"Orang yang percaya fitnah itu berarti orang yang kurang bersyukur. Termasuk juga jangan ngomongin tetangganya, itu juga tidak bersyukur," jelasnya.


Dia berharap, kegiatan vaksinasi Covid-19 tersebut bermanfaat untuk masyarakat. 


Karena kesehatan merupakan nikmat besar yang diberikan Allah kepada makhluknya, tetapi sering lupa mensyukuri nikmat sehat tersebut.


"Selamat dan sukses atas pelaksanaan vaksinasi ini, salah takdzim abdina kepada seluruh kepada desa di Kecamatan Pakong, dan semua masyarakat Kecamatan Pakong," pungkasnya

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved