Berita Madura Terpopuler

BERITA MADURA TERPOPULER 27 September 2022, Internal Demokrat Sumenep Memanas, Copot Ketua Fraksi

Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Sumenep Achmad Jazuli dicopot, Tokoh Agama Sampang kawal dugaan penistaan agama yang dilakukan Firdaus Oiwobo

Editor: Samsul Arifin
TribunMadura.com/Ali Hafidz Syahbana
Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Sumenep yang sah Achmad Jazuli saat memberikan keterangan, Senin (26/9/2022). 

TRIBUNMADURA.COM - Inilah berita Madura terpopuler dan terkini yang paling banyak dibaca yang sudah dikolase oleh TribunMadura.com, Selasa, (27/9/2022). 

Deretan berita ini merupakan berita Madura terpopuler pada Selasa, (27/9/2022). 

Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Sumenep Achmad Jazuli dicopot, Tokoh Agama di Sampang kawal kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan pengacara Firdaus Oiwobo

Simak berita Madura terpopuler berikut ini.

Informasi lengkap dan menarik lainnya Berita Madura, Berita Bangkalan, Berita Sampang, Berita Pamekasan dan Berita Sumenep hanya di GoogleNews TribunMadura.com

Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Sumenep Achmad Jazuli dicopot

Internal DPC Partai Demokrat Sumenep kini bergejolak dan bahkan mulai memanas jelang Pemilu 2024.

Terbaru, Kader partai Demokrat Achmad Jazuli tidak terima dan bahkan mengaku sangat kecewa yang secara tiba-tiba mengaku dicopot dari posisi sebagai Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Sumenep.

Pencopotan sebagai Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Sumenep periode 2019 - 2024 yang diduga diinisiasi Ketua DPC Partai Demokrat Sumenep itu dituding sangat tidak etis dan cacat prosedural partai.

Baca juga: Achmad Jazuli Dilengserkan dari Ketua Fraksi Demokrat DPRD Sumenep, Akui Merasa Dikhianati

"Saya sebagai ketua Fraksi Partai Demokrat yang sah saat ini merasa dikhianati, secara prosedural yang menjadi kenyataan saat ini sudah cacat prosedur," kata Achmad Jazuli pada TribunMadura.com, Senin (26/9/2022).

Jika memang ada perubahan di alat kelengkapan DPRD kata Achmad Jazuli, pihaknya mempertanyakan kenapa tidak dikoordinasikan atau bahkan dimusyawarahkan dengan baik di internal partainya terkait proses perubahan ketua dan sekretaris fraksi, termasuk alat kelengkapan di DPRD tersebut.

Informasi itu kata kader partai berlambang mersy ini diketahui dari hasil rapat pleno internal partai pada hari Sabtu (24/9/2022) lalu.

"Saya tidak pernah diajak komunikasi baik secara resmi maupun secara lisan atas perubahan itu, bahkan kapanpun jika ada undangan partai saya selalu siap hadir kapanpun. Sampai detik ini tidak ada yang menghubungi saya dan taunya ada penggeseran," paparnya.

Tokoh Agama di Sampang laporkan Pengacara 

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved