Berita Madiun

Nasib Nasabah Kehilangan Uang Rp300 Juta, Pihak Bank Sebut Korban Berikan Paswoord atau PIN

BRI menyebut Hari menjadi korban tindak kejahatan Sociaal Engineering karena telah memberikan data transaksi perbankan terutama password dan PIN.

TribunMadura.com/Sofyan Arif Candra
Nasabah BRI, Hari Wahyudi Kehilangan Uang Rp 322,9 Juta di Rekeningnya dalam waktu 70 menit saja. Pihak bang angkat bicara, nasabah jadi korban Sociaal Engineering 

TRIBUNMADURA.COM, MADIUN - Bank Rakyat Indonesia (BRI) angkat bicara terkait hilangnya saldo tabungan senilai Rp 322,9 juta milik nasabah asal Desa Purworejo, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Hari Wahyudi (51).


Melalui pesan tertulis, Pemimpin Cabang BRI Kantor Cabang Madiun, Rizky Andhika menyatakan telah menerima pengaduan nasabah tersebut dan sedang menindaklanjutinya dengan melakukan investasi.


BRI menyebut Hari menjadi korban tindak kejahatan Sociaal Engineering karena telah memberikan data transaksi perbankan terutama password dan PIN.


Akibatnya, transaksi pemindahan dana dari rekeningnya dapat berjalan sukses. 


"BRI berempati atas hal tersebut, namun demikian bank hanya akan melakukan penggantian kerugian kepada nasabah apabila kelalaian diakibatkan oleh sistem perbankan," tulis Rizky.


Berikut ini pernyataan tertulisnya:


*Standby Statement*


Terkait dengan berkurangnya saldo nasabah di KC BRI Madiun kami sampaikan beberapa hal sebagai berikut:


1. BRI telah menerima serta menindaklanjuti pengaduan nasabah, dengan melakukan investigasi atas pengaduan dimaksud.


2. Ybs merupakan korban tindak kejahatan Social Engineering, yang disebabkan nasabah memberikan data transaksi perbankan (password), PIN yang bersifat pribadi dan rahasia sehingga transaksi pemindahan dana dapat berjalan sukses.

Baca juga: Uang Rp300 Juta Hilang dalam Sekejap, Bermula Angkat Telepon Misterius, Pihak Bank Tidak Ada Solusi


3. BRI menghimbau nasabah, agar lebih berhati-hati dalam melakukan transaksi perbankan, rutin melakukan penggantian PIN kartu ATM dan juga menjaga kerahasiaan data nasabah seperti nomor rekening tabungan, nomor kartu, nomor CVV kartu kredit, nomor OTP transaksi, dsb. kepada pihak manapun, termasuk yang mengatasnamakan BRI.


BRI berempati atas hal tersebut, namun demikian bank hanya akan melakukan penggantian kerugian kepada nasabah apabila kelalaian diakibatkan oleh sistem perbankan.

Informasi lengkap dan menarik Madiun lainnya di Googlenews TribunMadura.com


4. BRI menghimbau nasabah untuk senantiasa menggunakan saluran resmi website dan social media resmi (verified/centang biru) sebagai media komunikasi yg dapat diakses oleh masyarakat melalui:
 ◦ Web: www.bri.co.id
 ◦ IG: @bankbri_id
 ◦ Twitter: bankbri_id, kontak bri, promo_bri
 ◦ FB: Bank BRI
 ◦ Youtube: Bank BRI
  ◦ Tiktok: Bank BRI


5. Apabila mendapat notifikasi melalui sms/email atas transaksi yang tidak dilakukan, nasabah agar segera menghubungi Contact BRI 14017/1500017 untuk melakukan pemblokiran rekening.


Rizky Andhika 
Pemimpin Cabang BRI KC Madiun

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved