Berita Madura

Korban Perampasan di Bangkalan Lapor Polisi, Kini Kembali Dapatkan Ponselnya dari Tangan Penjambret

Tidak hanya berhasil menangkap pelaku perampasan, Polres Bangkalan juga mengembalikan ponsel Realme C15  milik korban (29/9/2022).

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Aqwamit Torik
TribunMadura.com/Ahmad Faisol
Penyidik Sat Reskrim Polres Bangkalan tengah memeriksa tersangka berinisial HP (25), warga Desa Sobih, Kecamatan Burneh, pelaku pencurian tas berisikan ponsel dan uang atas korban perempuan berinisial EM, Kamis (29/9/2022). 

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN – Pengungkapan atas kasus tindak pidana perampasan ponsel milik pegowes perempuan berinisial EM (30), warga Perumnas Tunjung, Kecamatan Burneh perlahan mematahkan trending tagar percuma lapor polisi selam setahun tahun. Terakhir. Itu setelah Polres Bangkalan berhasil mengungkap kasus tindak pidana perampasan sebuah ponsel dengan korban perempuan.  

 

Tidak hanya berhasil menangkap pelaku perampasan, Polres Bangkalan juga mengembalikan ponsel Realme C15  milik korban, is (29/9/2022).

Di ruang Unit Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polres Bangkalan, EM kembali bertemu dengan ponselnya setelah dirinya menjadi korban perampasan pada Minggu (4/9/2022) sekitar pukul 05.30 WIB.

 

“Alhamdulillah tidak sia-sia melapor ke Polres Bangkalan. Ini HP sudah kembali dan pelaku sudah bisa diamankan. Terima kasih Polres Bangkalan, semoga tetap jaya dan dapat mengurangi tindak kriminal di Bangkalan,” ungkap EM sambil memegang satu unit ponselnya di ruang Pidum Satreskrim Polres Bangkalan;

Baca juga: Jambret Spesialis Kalung Nenek di Probolinggo Diringkus, Pakai Tongkat Lipat, CCTV Rekam Aksi Pelaku

Informasi lengkap dan menarik lainnya Berita Madura dan Berita Bangkalan di GoogleNews TribunMadura.com

Tagar percuma lapor polisi pertama kali menjadi trending di jagad media sosial setelah munculnya pemberitaan seorang ibu selaku pelapor atas kasus dugaan pemerkosaan terhadap tiga anak oleh ayah kandungnya pada Oktober 2021. Alih-alih ditindaklanjuti, laporan itu justru diabaikan polisi.

 

Kasi Humas Polres Bangkalan, Ipda Risna Wijayati mengungkapkan, pihaknya sontak  menghubungi korban EM setelah Satreskrim Polres Bangkalan berhasil menangkap seorang pelaku berinisial HP (25), warga Desa Sobih, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan pada Kamis (22/9/2022) sekitar pukul 11.00 WIB.

“Sebelumnya, korban membuat laporan polisi atas peristiwa tindak pidana perampasan tas berisikan ponsel. Atas laporan tersebut, kami langsung menindaklanjuti dengan menyebar beberapa anggota untuk menyisir pelaku sesuai ciri-ciri yang disebutkan korban,” ungkap Risna kepada Surya.

 

Peristiwa perampasan tas berisikan ponsel terjadi ketika korban hendak olahraga senam di Lapangan Karapan Sapi, Skep. Korban berangkat dari rumah bersama rombongan menggunakan sepeda angin,

 

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved