Berita Madura

Momen Bupati Pamekasan Cium Tangan Para Veteran Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasila,

Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam mengatakan, Pancasila sebagai dasar negara mampu menyatukan bangsa Indonesia yang berbeda ras dan suku menjadi satu.

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Aqwamit Torik
Tribunmadura.com/Kuswanto Ferdian
Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam duduk dengan pimpinan organisasi perangkat daerah sewaktu upacara dalam peringatan hari kesaktian pancasila di Lapangan Nagara Bhakti Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Sabtu (1/10/2022). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian


TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam bertindak sebagai inspektur upacara dalam peringatan hari kesaktian pancasila di Lapangan Nagara Bhakti Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Sabtu (1/10/2022).


Hadir dalam upacara dengan tema 'Bangkit Bergerak Bersama Pancasila' tersebut Wakil Bupati Pamekasan, Fattah Jasin, Setdakab Pamekasan, Totok Hartono, Kapolres Pamekasan, AKBP Rogib Triyanto, Dandim 0826 Pamekasan, Letkol Inf. Ubaidillah, Kepala Kejaksaan Negeri Pamekasan, Muhklis, dan jajaran forkopimda lainnya.


Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam mengatakan, Pancasila sebagai dasar negara mampu menyatukan bangsa Indonesia yang berbeda ras dan suku menjadi satu.

Baca juga: Waspada, Pengendara yang Tak Patuh Lalu Lintas Bakal Terjaring Operasi Zebra Semeru di Pamekasan

Informasi lengkap dan menarik lainnya di GoogleNews TribunMadura.com

Lima sila dalam pancasila tersebut memiliki makna yang sangat dalam dan luas dalam menjalani hidup berbangsa dan bernegara.


"Pancasila ini tidak hanya sakti tetapi digdaya dalam menyatukan seluruh elemen bangsa menjadi satu. Lima sila yang terkandung dalam Pancasila merupakan nilai kehidupan kita dalam berbangsa dan bernegara," katanya usai upacara.


Bupati yang akrab disapa Mas Tamam tersebut juga menyampaikan, masyarakat Pamekasan dan aparatur sipil negara (ASN) mengaplikasikan nilai-nilai Pancasila dalam setiap langkah dan tugasnya sesuai dengan perannya masing-masing. 


Karena Pancasila telah sesuai dengan nilai-nilai yang terkandung dalam kitab suci.


"Sebagai bangsa yang utuh dan satu, semestinya dalam kehidupan sehari hari kita mengamalkan nilai-nilai yang termaktub di dalam Pancasila. Maka tugas pemerintahan harus mendorong nilai Pancasila tersebut," ajaknya.


Pihaknya mengaku telah mendorong nilai Pancasila dalam lima program prioritas yang telah dilaksanakan.


Seperti gerakan bersholawat sebagai turunan dalam lima program prioritas tersebut guna mengetuk pintu langit dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara.


Hal itu sesuai dengan sila pertama dalam pancasila, yakni ketuhanan yang maha esa.


"Itu sudah ada di program prioritas kita, misalnya gerakan Pamekasan bersolawat, dengan tujuan sebagian dari turunan kita dalam mengamalkan nilai Pancasila di bidang pemerintahan," jelasnya.


Penuturan Mas Tamam, tugas pemerintahan mendorong nilai-nilai Pancasila agar terealisasi dengan baik dalam kehidupan masyarakat, tidak hanya soal ketuhanan, tetapi kemasyarakatan, dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia tercapai sesuai dengan cita-cita pendiri bangsa.


"Maka tugas saya bersama pak Wabup dan seluruh rekan-rekan harus mendorong itu semua. Sehingga nilai pancasila ini menjadi ruh dan nafas dalam setiap langkah kita," ungkapnya.


Usai upacara, Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam langsung memberikan bingkisan sembako kepada para veteran  yang diundang khusus untuk mengikuti upacara hari kesaktian Pancasila sekaligus mencium tangan mereka. 


Orang nomor satu di Pamekasan tersebut didamping Dandim 0826, Letkol Inf. Ubaidillah, dan Kapolres Pamekasan, AKBP Rogib Triyanto, dan pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Pamekasan.

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved