Berita Madura

Pesan Kapolres Pamekasan untuk Anggotanya di Hari Kesaktian Pancasila, Minta Waspada Gerakan ini

AKBP Rogib Triyanto mengatakan, hari kesaktian Pancasila harus dijadikan sebagai upaya melestarikan, mengamalkan dan mengembangkan Pancasila

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Aqwamit Torik
TribunMadura.com/Kuswanto Ferdian
Polres Pamekasan menggelar upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di halaman depan Mapolres setempat, Sabtu (1/10/2022). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian 


TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Polres Pamekasan menggelar upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di halaman depan Mapolres setempat, Sabtu (1/10/2022).


Upacara ini diikuti pejabat utama, gabungan staf, personel serta ASN. 


Kapolres Pamekasan, AKBP Rogib Triyanto bertindak sebagai inspektur upacara.


AKBP Rogib Triyanto mengatakan, peringatan Hari Kesaktian Pancasila harus dijadikan sebagai upaya melestarikan, mengamalkan dan mengembangkan Pancasila sebagai sumber nilai yang telah teruji dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.


Kata dia, digelarnya upacara ini merupakan upaya untuk meneguhkan komitmen agar lebih mendalami, menghayati dan mengamalkan nilai luhur Pancasila sebagai dasar bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. 


"Bagi anggota Polri, upacara ini sebagai langkah untuk menggelorakan semangat pengabdian dalam rangka memupuk kedisiplinan, jiwa korsa, loyalitas serta kebersamaan khususnya di Polres Pamekasan yang kita banggakan," kata AKBP Rogib Triyanto.


Penuturan dia, Pancasila merupakan hasil dari satu kesatuan. 


Proses itu yang dimulai dengan rumusan Pancasila tanggal 1 Juni 1945 yang dipidatokan oleh Soekarno melalui Piagam Jakarta tanggal 22 Juni 1945. 


Serta rumusan final Pancasila tanggal 18 Agustus 1945 adalah jiwa besar para founding father dan pejuang kemerdekaan dari seluruh pelosok nusantara sehingga bisa membangun kesepakatan bangsa yang mempersatukan.


"Harus diingat bahwa kita telah ditakdirkan dalam keberagaman dalam etnis, bahasa, adat istiadat, budaya, agama, kepercayaan dan golongan bersatu padu membentuk Indonesia, itulah Bhinneka Tunggal Ika," pesannya.


Pengamatan AKBP Rogib Triyanto, kehidupan berbangsa dan bernegara sedang mengalami banyak tantangan.


Selain itu, kebhinekaan Indonesia sedang diuji oleh pandangan, tindakan dan sikap intoleran. 


"Hal ini diperparah dengan penyalahgunaan medsos yang banyak menggaungkan hoaks, fitnah dan adu domba sesama bangsa," urainya 


Ia mengimbau anggotanya agar waspada terhadap segala bentuk pemahaman dan gerakan yang tidak sejalan dengan Pancasila. 


Pihaknya mengajak agar mendukung pemerintah untuk menindak tegas setiap gerakan anti Pancasila, anti UUD 1945, anti NKRI dan anti Bhinneka Tunggal Ika.


"Peringatan Hari Kesaktian Pancasila harus dijadikan sebagai upaya melestarikan, mengamalkan dan mengembangkan Pancasila sebagai sumber nilai yang telah teruji dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," pungkasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved