Madura United

Manajemen Madura United Patuh Keputusan Presiden RI, Sepakat Bila Kompetisi BRI Liga 1 Dihentikan

Dirut PT Polana Bola Madura Bersatu, Ziaul Haq menyampaikan, manajemen Madura United patuh sepenuhnya terhadap perintah dan keputusan Presiden

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Samsul Arifin
TribunMadura.com/Kuswanto Ferdian
Dirut PT Polana Bola Madura Bersatu, Ziaul Haq bersama Bupati Pamekasan Baddrut Tamam. Ia mengaku manajemen Madura United patuh atas perintah Presiden Jokowi 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian 


TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Manajemen Madura United komitmen patuh terhadap keputusan Presiden RI, Joko Widodo mengenai nasib lanjut atau tidaknya kompetisi BRI Liga 1 2022.


Dirut PT Polana Bola Madura Bersatu, Ziaul Haq menyampaikan, manajemen Madura United patuh sepenuhnya terhadap perintah dan keputusan Presiden RI, Joko Widodo mengenai kericuhan suporter di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang.


Ia meminta semua yang terlibat dalam insiden tragedi kemanusiaan itu agar diinvestigasi, baik itu oleh pihak terkait atau pun pihak independen.


"Kami komitmen tidak mau masuk ke ranah itu," kata Ziaul Haq, Senin (3/10/2022).


Pria yang akrab disapa Zia itu mengungkapkan, Madura United sepakat apabila gelaran kompetisi BRI Liga 1 2022 dihentikan sampai permasalahan tragedi kemanusiaan di Stadion Kanjuruhan Malang selesai.


Pendapat dia, respek unity dan humanity itu hal terpenting dalam sepak bola, 


"Dalam masalah ini Presiden Klub Madura United sudah berkomitmen menyatakan bahwa tidak boleh ada sepak bola yang rusuh di Madura, apalagi sampai menelan korban jiwa," tegasnya.


Bahkan, lanjut Zia, Presiden Klub Madura United juga berkomitmen akan membubarkan dan menyetop sepak bola itu bila di Madura terjadi kerusuhan sewaktu pertandingan.

Baca juga: Presiden Arema FC Gilang Widya Pramana Alias Juragan 99 Menangis, Tak Bisa Berkata apa-apa

Informasi lengkap dan menarik Madura United lainnya di Googlenews 


"Komitmen kami ini menjadi komitmen bersama bagi seluruh pihak khususnya stakeholder yang ada dalam dunia sepak bola," tutupnya

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved