Berita Madura

DKPP Pamekasan Milik Program Inovasi Tim Buser, Bisa Tingkatkan Produktifitas Peternakan

Kepala DKPP Pamekasan, Ajib Abdullah menyampaikan, program tersebut untuk mempercepat layanan yang efektif dan efesien

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Samsul Arifin
TribunMadura.com/Kuswanto Ferdian
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur saat foto bersama dengan Wakil Bupati Pamekasan, Fattah Jasin usai paparan program tim bunting serentak (tim buser). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian 


TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur memiliki program inovasi untuk mendukung ketahanan daging nasional. 


Yaitu program tim bunting serentak (tim buser).


Kepala DKPP Pamekasan, Ajib Abdullah menyampaikan, program tersebut untuk mempercepat layanan yang efektif dan efesien terhadap pemilik sapi untuk memeriksa kebuntingan sapi yang telah mendapat inseminasi buatan.


"Karena petugas kita terbatas, jadi tidak mungkin dilakukan kandang ke kandang, makanya ada inovasi ini untuk mengumpulkan sapi-sapi di desa binaan masing-masing," kata Ajib Abdullah, Rabu (5/10/2022).


Dia menerangkan, petugas nantinya akan melakukan kegiatan pemeriksaan dan kegiatan lainnya terhadap sapi yang telah dikumpulkan dalam satu tempat di desa binaan tersebut. 


Sehingga pelayanan bisa efektif, efesien dan cepat seiring petugasnya yang terbatas.


"Pemeriksaan kebuntingan dilaksanakan secara massal dan serentak, serta melakukan pemeriksaan terhadap hewan yang tidak berhasil bunting setelah inseminasi buatan itu. Sehingga, apabila mengalami gangguan reproduksi bisa segera diobati supaya bisa diinseminasi buatan lagi," jelasnya.


Program itu juga untuk memperpendek jarak kelahiran sapi untuk mendukung ketahanan daging nasional. 


Dalam kegiatan itu tidak sebatas pemeriksaan kebuntingan, melainkan pemeriksaan betina produktif, bantuan pengobatan gratis, pelayanan inseminasi buatan, dan kegiatan lainnya.

Baca juga: Tim Buser DKPP Pamekasan Menuju 25 Top Program Inovatif Jawa Timur, Program Inovasi Kelahiran Sapi

Informasi lengkap dan menarik lainnya Berita Madura dan Berita Pamekasan hanya di GoogleNews 

 


"Program ini, dalam satu waktu bisa melayani beberapa jenis layanan, otomatis populasinya meningkat karena produktifitasnya meningkat, pendapatan peternak meningkat, dan sejahtera," ucap dia.


Menurutnya, program tersebut telah terintegrasi dengan beberapa program lainnya yang mendorong peningkatan jumlah kelahiran hewan. 


Salah satunya, program inseminasi setahun satu kelahiran (Intan Satu Saka), dan beberapa program lainnya.


"Petugas yang terjun ke lapangan telah memiliki surat izin resmi dan dinyatakan kompeten dalam melakukan pemeriksaan," pungkasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved