Berita Madura

Droping 63 Desa Kering Kritis di Sampang Hanya dapat Rp 30 juta dari Pemprov Jatim

Sedangkan, Pemkab Sampang melalui BPBD setempat mengajukan senilai Rp. 400 juta sebagai biaya bantuan droping air bersih kepada 63 desa

Penulis: Hanggara Pratama | Editor: Samsul Arifin
TribunMadura.com/Hanggara Pratama
BPBD Sampang saat mendroping air bersih ke masyarakat terdampak kekeringan pada musim lalu. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama


TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) telah menyiapkan anggaran untuk diberikan kepada Pemkab Sampang, Madura sebagai bantuan droping air bersih, Rabu (5/10/2022).


Akan tetapi, nominal yang akan diberikan jauh lebih sedikit bahkan dibawah 50 persen dari anggaran yang diajukan Pemkab Sampang, mengingat hanya Rp 30 juta.


Sedangkan, Pemkab Sampang melalui BPBD setempat mengajukan senilai Rp. 400 juta sebagai biaya bantuan droping air bersih kepada 63 desa berstatus kering kritis akibat musim kemarau.


Kepala Seksi (Kasi) Kedaruratan dan Logistik Mohammad Imam, mengatakan bahwa Pemprov Jatim menentukan anggaran Rp. 30 juta setelah melakukan monitoring ke desa-desa terdampak kekeringan di Sampang.


Dengan besaran biaya yang sudah ditentukan itu, pihaknya mengaku tidak bisa berbuat apa-apa sebab kebijakan dari Pemprov Jatim.


Terlebih, pihaknya menyadari jika desa yang terdampak bencana kekeringan dan bencana lainnya bukan hanya di Sampang


"Yang penting kami sudah mengusahakan dengan mengajukan," ujarnya.


Dengan kondisi anggaran yang minim tersebut, kata Mohammad Imam akan menyeleksi dari 63 desa untuk menentukan desa paling darurat mengalami kekeringan.


Adapun, realisasi droping air bersih masih belum bisa ditentukan, sebab masih menunggu pencairan anggaran yang akan diberikan Pemprov Jatim.

Baca juga: Kinerja Tak Optimal, Pemkab Sampang Ganti 2 Pj Kepala Desa, Keputusan Berdasarkan Evaluasi

Informasi lengkap dan menarik lainnya Berita Madura dan Berita Sampang hanya di GoogleNews TribunMadura.com


"Kami masih menyeleksi terlebih dahulu, untuk anggaran mudah-mudahan secepatnya cair," pungkasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved