Berita Madura

Perkara di PT. Sumekar Makin Terang, Kejari Sumenep Tingkatkan Kepenyidikan

PT. Sumekar ungkap Trimo, diduga melakukan pengaan kapal yang sudah ada namanya pada Tahun 2019 lalu

Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Samsul Arifin
TribunMadura.com/Ali Hafidz Syahbana
Kajari Sumenep Trimo (tengah) didampingi Kasi Intel dan Kasi Pidsus Kejari Sumenep saat memberikan keterangan, Kamis (6/10/2022). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Setelah sebelumnya dibidik dengan memanggil mantan Bupati Sumenep dan pejabat lainnya untuk dimintai keterangan, kini perkara di PT. Sumekar resmi naik dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan pada Kamis (6/10/2022) pukul 15.00 WIB.

Pernyataan itu disampaikan langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sumenep Trimo yang berlangsung di lantai dua Aula MA. Rachman pada TribunMadura.com.

"Hari ini, Kejaksaan Negeri Sumenep mengeluarkan surat perintah penyidikan terkait dengan kasus pengadaan kapal yang ada di BUMD Kabupaten Sumenep, namanya PT. Sumekar," ungkap Trimo.

PT. Sumekar ungkap Trimo, diduga melakukan pengaan kapal yang sudah ada namanya pada Tahun 2019 lalu. Dan dari hasil penyelidikan tim lanjutnya, kapal tersebut senilai diatas Rp 8 Miliar.

"Namun ternyata hasil penyelidikan tidak dilakukan sebagaimana ketentuan yang berlaku, artinya tidak dilakukan tender dan hingga kapalnya sampai saat ini tidak ada wujudnya," paparnya.

Janggalnya kata mantan Kajari Hulu Sungai Tengah ini, kapal yang dimaksud tidak ada bentuknya dan bahkan sudah melakukan pembayaran.

"Tidak tanggung - tanggung pembayarannya dilakukan pada perusahaan penyedia di luar Provinsi senilai kurang lebih Rp 2 Miliar lebih," kata Trimo.

Baca juga: Gandeng NU, Muhammadiyah dan Pondok Pesantren, Capaian Imunisasi di Sumenep Tembus 98,33 Persen

Informasi lengkap dan menarik lainnya Berita Madura dan Berita Sumenep hanya di GoogleNews TribunMadura.com

"Karena ada dugaan peristiwa tindak pidana, untuk itu Kejari Sumenep mengeluarkan surat perintah penyidikan guna membuar peristiwa menjadi terang," paparnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved