Berita Madura

Ketua TP PKK Sumenep Nia Kurnia Fauzi Sampaikan Tiga Pesan Penting di Hari Cuci Tangan Sedunia

Ketua TP PKK Sumenep, Nia Kurnia Fauzi memberikan edukasi pada anak-anak siswa tentang pentingnya cuci tangan pakai sabun.

Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Aqwamit Torik
TribunMadura.com/Ali Hafidz Syahbana
Ketua TP PKK Sumenep Nia Kurnia Fauzi di acara Peringatan Hari Cuci Tangan Sedunia di Lapangan Gotong Royong Sumenep, Senin (17/10/2022). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Ketua TP PKK Sumenep, Nia Kurnia Fauzi memberikan edukasi pada anak-anak siswa tentang pentingnya cuci tangan pakai sabun.

Hal itu diungkapkan saat menghadiri langsung peringatan Hari Cuci Tangan Sedunia yang digelar oleh Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep di lapangan Gotong Royong pada Senin (17/10/2022).

Dengan rajin dan membiasakan mencuci tangan dengan menggunakan sabun kata Nia Kurnia Fauzi, hal itu akan mencegah dari berbagai penyakit menular seperti Covid-19 waktu lalu atau penyakit lainnya seperti diare.

"Pola hidup bersih dan sehat itu dapat meminimalisir dan terhindar dari penyakit lain seperti diare dan infeksi lainnya, maka kebiasaan cuci tangan pakai sabun merupakan protokol kesehatan yang paling sederhana dan memberikan manfaat," kata Nia Kurnia Fauzi.

Baca juga: Dinkes P2KB Kerjasama Dengan TP PKK Sumenep, Gelar Peringatan Hari Cuci Tangan se-Dunia

Informasi lengkap dan menarik lainnya di GoogleNews TribunMadura.com

Dalam edukasi kali ini, istri Bupati Sumenep ini menyampaikan tiga pesan penting dalam hari cuci tangan sedunia diantaranya;

Pertama, sebagai pembentuk karakter generasi penerus bangsa semua menganggap mencuci tangan dalam sebelum dan sesudah beraktifitas itu hal sepele.

\

Namun, manfaatnya untuk pembentukan karakter sejak anak-anak harus ditanam sejak kecil dan keluarga adalah tempat startegis dalam penentuan karakter anak.

Kedua lanjutnya, menjaga tradisi nilai nilai positif bangsa.

Sebab, budaya mencuci tangan merupakan kebiasaan dan tradisi sejak dulu.

"Itu karena pengaruh dan nilai nilai agama dari Masyarakat kita, membasuh tangan merupakan ajaran dan sunnah Nabi. Siapa yang mengikuti sunnahnya, maka akan mendapatkan pahala," katanya.

Ketiga kata Nia Kurnia Fauzi, yakni meningkatkan kesadaran hidup bersih dan sehat.

Sehat dalam artian tidak memilikingangguan kesehatan, dan salah satu upaya menjadi sehat itu perilaku kita harus sehat. Salah satunya dengan biasa membasuh tangan dengan baik," pesannya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved