Berita Madura

Pemkab Pamekasan Siapkan Strategi Penanggulangan Bencana Alam, Tambang Galian C Jadi Faktor Dominan

Wakil Bupati Pamekasan, Fattah Jasin mengatakan, ada beberapa faktor dominan yang menyebabkan terjadinya bencana alam di Pamekasan

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Samsul Arifin
Istimewa/TribunMadura.com
Wakil Bupati Pamekasan, Fattah Jasin bersama Dandim 0826 Pamekasan, Inf Ubaydillah dan Kapolres Pamekasan, AKBP Rogib Triyanto saat mengecek kesiapan pasukan sewaktu apel pasukan kesiapsiagaan penanggulangan bencana alam di lapangan Nagara Bhakti Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Selasa (25/10/2022). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian 

TRIBUNMADURA.CPM, PAMEKASAN - Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Madura mulai menyiapkan berbagai strategi untuk penanggulangan bencana alam.

Ini dilakukan seiring dengan dikeluarkannya surat telegram Danrem 048 Bhaskara Jaya yang memerintahkan agar melaksanakan apel gelar pasukan kesiapsiagaan penanggulangan bencana alam.

Wakil Bupati Pamekasan, Fattah Jasin mengatakan, ada beberapa faktor dominan yang menyebabkan terjadinya bencana alam di Pamekasan.

Di antaranya masih adanya tambang galian C di wilayah perbukitan Pamekasan.

Selain itu, keberadaan tanaman keras sebagai penyebab air yang sudah tinggal sedikit.

Ditambah kesadaran masyarakat yang masih rendah dalam menjaga kebersihan lingkungan.

"Kondisi lingkungan di sekitar kita juga rentan terhadap terjadinya bencana karena tidak terkelola dengan baik," kata Fattah Jasin sewaktu apel gelar pasukan kesiapsiagaan penanggulangan bencana alam di Lapangan Nagara Bhakti Mandhapa Aghung Pamekasan, Selasa (25/10/2022).

Wabup yang akrab disapa Fattah itu juga mengungkapkan, akhir-akhir ini di tengah musim pancaroba, pemerintah melalui BMKG terus mengingatkan masyarakat akan terjadinya cuaca ekstrem yang berpotensi membahayakan karena dapat menyebabkan bencana alam di sekitar lingkungan masyarakat.

Ia membeberkan, pada pekan lalu telah terjadi banjir di wilayah Malang, Blitar, Tulungagung, dan Trenggalek yang diakibatkan turunnya hujan deras dengan intensitas tinggi.

Baca juga: Paccak Batik Tulis Jadi Tren Fashion Baru yang Dipakai Istri Pejabat Pemkab Pamekasan, Dongkrak UMKM

Informasi lengkap dan menarik lainnya Berita Madura dan Berita Pamekasan hanya di GoogleNews TribunMadura.com

Selain itu, pada dua hari lalu, terjadi bencana angin puting beliung yang menimpa wilayah di sekitar Kabupaten Sidoarjo.

Saran dia, bencana yang talah terjadi di beberapa wilayah itu juga harus diantisipasi di wilayah Pamekasan.

Sebab wilayah Pamekasan juga sering terjadi bencana alam seperti banjir, tanah longsor dan pohon tumbang.

"Mari bersama-sama kita lindungi keluarga dan masyarakat kita dengan menjaga lingkungan kita masing-masing," ajaknya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved