Berita Madura

Tanggulangi Banjir di Pamekasan, BPBD Ajak Masyarakat Lakukan Mitigasi Bencana Alam

Kepala Pelaksana BPBD Pamekasan, Amin Jabir mengungkapkan, penanggulangan bencana harus dilakukan secara bersama-sama. 

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Aqwamit Torik
TribunMadura.com/Kuswanto Ferdian
Suasana banjir yang terjadi di Kabupaten Pamekasan, Madura pada tahun 2021 lalu. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian 


TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pamekasan, Madura, mengajak semua lapisan masyarakat berpartisipasi menanggulangi terjadinya bencana alam.


Kepala Pelaksana BPBD Pamekasan, Amin Jabir mengungkapkan, penanggulangan bencana harus dilakukan secara bersama-sama. 


Kata dia, semua instansi, baik vertikal maupun horizontal memiliki peran dan tugas masing-masing.


"Seluruh instansi vertikal maupun horizontal, baik TNI, Polri harus terlibat, kemudian unsur masyarakat, terutama masyarakat yang ada di wilayah potensi bencana," kata Amin Jabir, Kamis (27/10/2022).

Baca juga: Bupati Sumenep Achmad Fauzi Terima Penghargaan Desa Berkembang, Maju dan Mandiri Tahun 202

Informasi lengkap dan menarik lainnya Berita Madura dan Berita Pamekasan di GoogleNews TribunMadura.com


Penuturan dia, peran serta masyarakat diantaranya memberikan informasi kepada petugas apabila terjadi bencana, atau kerawanan bencana, termasuk juga kedaruratan bencana yang terjadi di lingkungan mereka.


Pihaknya telah melakukan beberapa ikhtiar untuk menanggulangi bencana banjir yang terjadi di wilayah perkotaan setiap penghujan. 


Antisipasi itu dengan melakukan bersih-bersih kali bekerja sama dengan sejumlah elemen.


"Kegiatan itu sebenarnya lebih bersifat provokasi agar masyarakat dan pengampu teritorial bisa menindaklanjuti kegiatan itu secara lebih baik dan lebih besar skalanya. Seperti bisa masuk ke sungai dengan menggunakan peralatan, sehingga penyempitan yang terjadi di dasar sungai bisa dinormalkan kembali," paparnya.


Jabir berharap, masyarakat juga melakukan mitigasi secara periodik untuk mengantisipasi terjadinya bencana alam. 


Karena Pamekasan memiliki delapan potensi bencana, meliputi bencana tanah longsor, banjir, angin puting beliung, kebakaran, kekeringan, abrasi, gempa bumi, dan bencana tsunami.


"Sehingga tertangani secara cepat, itu yang kita harapkan dari masyarakat, respons terhadap peristiwa, syukur kalau mereka melakukan mitigasi secara periodik sebagaimana yang kita imbau setiap hari," harapnya.

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved