Bupati Bangkalan Tersangka KPK

Sempat Beri Motivasi Agar Jujur Adil dan Lancar, Kini Bupati Bangkalan Malah Disebut Tersangka KPK

Bupati Bangkalan, Abdul Latif Amin Imron sempat beri motivasi untuk Panwascam agar Pemilu bisa jujur, adil dan lancar, namun kini jadi tersangka KPK

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Aqwamit Torik
TribunMadura.com/Ahmad Faisol
Bupati Bangkalan, Abdul Latif Amin Imron yang kini menjadi tersangka KPK, sempat memberikan motivasi untuk para Panwascam 

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN – Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron (Ra Latif) kini menjadi sorotan publik usai pernyataan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Alexander Marwata terkait status Ra Latif sebagai tersangka atas dugaan perkara suap jual beli jabatan serta pengadaan barang dan jasa (PBJ).

Hal itu disampaikan Alex saat mendampingi Johanis Tanak, Wakil Ketua KPK dalam kesempatan berkenalan dengan awak media di Ruang Media Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Jumat (28/10/2022).

Sehari sebelumnya, Bupati Ra Latif menyempatkan diri menghadiri Pelantikan dan Pengambilan Sumpah 54 Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Terpilih di Gedung Rato Ebu Bangkalan, Kamis (27/10/2022) sekitar pukul 14.00 WIB. Ia didampingi Wakil Bupati, Drs Mohni, MM.  

Dalam sambutannya, Ra Latif mengungkapkan, kehadirannya bersama wakil bupati merupakan sebuah kewajiban dan sebagai bentuk dukungan Pemkab Bangkalan terhadap kelancaran Pemilu Serentak Tahun 2024,” ungkap Ra Latif.

Baca juga: Buntut Bupati Bangkalan Tersangka KPK, Aktivis Sempat Merasa Aneh dan Yakin ada Tersangka Lain

Informasi lengkap dan menarik lainnya di GoogleNews TribunMadura.com

“Sinergitas dan kolaborasi menjadi kata kunci agar nantinya pelaksanaan Pemilu Serentak dan Pilkada Tahun 2024 di Kabupaten Bangkalan dapat berjalan jujur, adil, dan lancar. Sinergitas tersebut sudah terlihat di ruangan ini, ketika OPD terkait dan seluruh camat hadir memenuhi undangan Bawaslu Kabupaten Bangkalan,” ungkapnya.

Saat ini, lanjut Ra Latif, tahapan Pemilu Serentak 2024 di Bawaslu Bangkalan adalah proses rekruitmen Pengawas Kecamatan (Panwascam).

Maka dukungan Pemkab Bangkalan yang lebih konkret makin dibutuhkan Bawaslu Bangkalan.

Karena itu, ia meminta seluruh camat yang hadir dibantu para guru PNS di bawah naungan Dinas Pendidikan Bangkalan agar menyiapkan PNS yang dapat diperbantukan menjadi kepala sekretariat Panwascam, Pemegang Uang Muka Kerja (PUMK), dan tenaga teknis PNS lainnya.

“Berikan nama-nama terbaik yang dapat bersinergi dan berkolaborasi dengan Bawaslu Bangkalan. Selain itu, kami meminta pada para camat agar dapat menyiapkan ruang dan sarana prasarana lainnya yang dibutuhkan Panwascam di masing-masing kecamatan,” pungkasnya. (edo/ahmad faisol)

Harta kekayaan Bupati Bangkalan, Abdul Latif Amin Imron

Berikut ini harta kekayaan Bupati Bangkalan, Abdul Latif Amin Imron yang ditetapkan oleh KPK sebagai tersangka kasus dugaan korupsi.

Diketahui, Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron memiliki harta kekayaan senilai Rp 9,9 miliar.

Dari jumlah harta milik Bupati Bangkalan, Abdul Latif Amin Imron itu terbagi menjadi beberapa kategori harta kekayaan.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved