Berita Madura

Respon Keponakan Mahfud MD saat Diminta Mencalonkan Diri Jadi Bupati Jember 2024

Tokoh pendidikan Jember menyarankan Firman Syah Ali agar maju di Jember untuk menjadi Bupati daripada di Surabaya maupun Pamekasan. 

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Aqwamit Torik
TribunMadura.com/Kuswanto Ferdian
Keponakan Mahfud MD, Firman Syah Ali (kiri) saat bersama Menkopolhukam RI, Mahfud MD di kediamannya. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian 


TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Tokoh Aktivis Pendidikan Jember, Ilham Wahyudi angkat bicara terkait pemilihan kepala daerah (Pilkada) Jember tahun 2024 mendatang.


Ia menyebutkan nama yang tidak asing di telinga masyarakat jember yaitu Firman Syah Ali


Kata dia, Firman Syah Ali adalah lokomotif gerakan reformasi 98 di Kota Jember.


Bahkan ilham menyebut Firman Syah Ali sebagai Amien Raisnya jember saat itu.

Baca juga: PGMNI Gandeng Berbagai Profesi untuk Perhatikan Nasib Madrasah di Jatim yang Memprihatinkan

Informasi lengkap dan menarik lainnya di GoogleNews TribunMadura.com


"Mas Firman adalah legenda hidup bumi Jember, beliau adalah kampium, lokomotif gerakan reformasi di Kota Jember antara tahun 1994 hingga tahun 1999, kini kami meminta beliau pulang kampung mewakafkan sisa hidupnya untuk Jember," ucap Ketua BK FH PGRI Jawa Timur ini, Senin (7/11/2022).


Ilham mengandaikan, Firman Syah Ali sebagai rudal scud.


Penuturan dia, selain keponakan Mahfud MD, Firman Syah Ali dikenal sebagai aktivis, birokrat, tokoh NU, tokoh olahraga, penulis, dan wartawan.


"Bahkan beliau juga seorang LSM, sudah sangat lengkap modal beliau untuk memimpin kami di Jember," lanjut salah satu pendiri Jong Madura ini.


Ilham mengaku hampir tiap hari menghubungi Firman Syah Ali maju Pilkada Jember tahun 2024.


Ia menyarankan terhadap Firman Syah Ali agar maju di Jember untuk menjadi Bupati daripada di Surabaya maupun Pamekasan. 


"Jember adalah kampung politik mas Firman sendiri, kalau di Surabaya dan Pamekasan, mas Firman hanya pendatang," urainya.


"Selama ini belum ada tanggapan yang signifikan dari beliau, tapi alhamdulillah tadi pagi saat kami telepon beliau mulai tanya berapa jumlah penduduk Jember, apa saja produk unggulan, apa partai terbesar dan lain-lain, kami menangkap itu sebuah sinyal. Kami harap sinyal dari mas Firman ini terus menguat," lanjut pejuang pembela nasib guru honorer ini.


Ilham juga memastikan tidak punya kepentingan pragmatis terhadap Firman Syah Ali.


"Kami sedikitpun tidak punya kepentingan pragmatis. Kami hanya mau menitipkan masa depan Jember kepada beliau, terutama nasib para guru honorer, guru di desa-desa terpencil, guru yang ikhlas berjuang mencetak generasi penerus bangsa," pungkas keponakan Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron ini.


Sekadar informasi, Firman Syah Ali yang diminta maju Bupati Jember oleh aktivis pendidikan ini adalah praktisi pendidikan Jawa Timur, pengurus harian LP Ma'arif NU Jawa Timur, BPO HKTI 2017-2021, Ketua Umum Indonesia Karate Do Jawa Timur, Binpres KONI Jawa Timur, Majelis Pakar IKA PMII Jawa Timur, Pengurus ISSI Jawa Timur, Pengurus Pusat Asosiasi Dosen Pergerakan (ADP) IKA PMII dan Panglima Nahdliyin Bergerak (NABRAK).

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved