Tragedi Kanjuruhan

Meski Diguyur Hujan Deras, Doa Aremania Kenang 40 Hari Tragedi Kanjuruhan Tak Surut, Wali Kota Ikut

Mereka tetap melakukan aksi dan melakukan tahlil bersama di depan Balaikota Malang. Hal ini pun sampai didengar oleh Wali Kota Malang, Sutiaji

Penulis: Mohammad Rifky Edgar | Editor: Samsul Arifin
TribunMadura.com/Ipunk Purwanto
Walikota Malang Sutiaji menemui suporter tim Arema FC, Aremania saat melakukan aksi damai di Balaikota Malang, Jawa Timur, Kamis (10/11/2022). Ribuan Aremania menuntut kasus Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 135 orang agar di usut tuntas. Aremania juga menuntut kasus Tragedi Kanjuruhan sebagai pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) Berat. TRIBUN JATIM NETWORK/PURWANTO 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Hujan deras mewarnai aksi solidaritas 40 Hari Tragedi Kanjuruhan di depan Balaikota Malang pada Kamis (10/11/2022).

Meski diguyur hujan deras, tak membuat semangat Aremania luntur.

Mereka tetap melakukan aksi dan melakukan tahlil bersama di depan Balaikota Malang.

Hal ini pun sampai didengar oleh Wali Kota Malang, Sutiaji yang pada saat itu sedang berada di Balaikota Malang.

Orang nomor satu di Kota Malang itu langsung keluar, dan menemui Aremania yang berada di bawah guyuran hujan deras.

Dengan dikawal oleh Satpol PP Kota Malang, Wali Kota Malang bersama Aremania melakukan tahlil singkat bersama dan mendoakan arwah korban Tragedi Kanjuruhan.

"Ini luar biasa. Kita mampu menahan diri menciptakan kedamaian dalam waktu 40 hari. Itu artinya kita sudah dewasa. Kita bisa menunjukkan bahwa Malang ini cinta kedamaian," ucap Sutiaji saat menyampaikan pidatonya.

Usai melakukan doa bersama dan berorasi, Sutiaji juga turut menandatangani tiga tuntutan Aremania dalam aksi solidaritas tersebut.

Dia berjanji akan menyampaikan apa yang menjadi tuntutan Aremania ini kepada Polri, Polhukam hingga Presiden Jokowi.

Baca juga: Besok Aremania Turun ke Jalan, Gelar Aksi di Depan Kejaksaan Negeri Kota Malang

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com

Baginya, aksi solidaritas ini bukan hanya aspirasi dari Arek Malang saja, melainkan anak bangsa yang memiliki nilai-nilai kemerdekaan.

"Tekad kita bulat untuk memperjuangkan keadilan bagi 135 korban jiwa. Maka kami sesuai dengan institusi kami akan kami lakukan sesuai dengan kewenangan kami,"

"Kami akan kami sampaikan kepada Polri Polhukam, Presiden untuk mengawal apa yang menjadi aspirasi ini. Setelah itu akan kami sampaikan kembali kepada Aremania," tandasnya.
 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved