Sejarah

Kisah Perang Pearl Harbor, Sosok ini Punya Andil Bagi Jepang, Ciptakan Pesawat Tangguh Meski Rentan

Jiro Hirokoshi ini merupakan perancang pesawat tempur Zeroyang digunakan dalam serangan di Pearl Harbor pada awal fase Pasifik Perang Dunia II.

Editor: Aqwamit Torik
Wikipedia
Ilustrasi pesawat Jepang yang digunakan untuk menyerang Pearl Harbor di Perang Dunia II 

TRIBUNMADURA.COM - Pertempuran di Pearl Harbor menjadi kisah sejarah yang cukup terkenal selama Perang Dunia II.

Pada pertempuran ini melibatkan pasukan Jepang yang menyerang Amerika Serikat.

Dalam peperangan tersebut, sosok yang berperan besar bagi Jepang adalah Jiro Hirokoshi.

Jiro Hirokoshi ini merupakan perancang pesawat tempur Zeroyang digunakan dalam serangan di Pearl Harbor pada awal fase Pasifik Perang Dunia II.

Ia meninggal karena pneumonia tahun 1982 di sebuah rumah sakit di Tokyo, dengan usia 78 tahun.

Baca juga: Prajurit ini Jadi Sadboy, Bersembunyi dan Tinggal Sendiri di Hutan Meski Perang Dunia II Telah Usai

Informasi lengkap dan menarik lainnya di GoogleNews TribunMadura.com

Horikoshi adalah seorang insinyur penerbangan yang merancang beberapa pesawat militer di tahun 1930-an, tapi yang terbaik adalah Zero.

Pesawat tempur bermesin tunggal yang dirancang untuk kelincahan daripada daya tahan.

Lebih dari 10.400 dibangun oleh Mitsubishi Heavy Industries Ltd. selama Perang Dunia II.

Dipersenjatai dengan dua senapan mesin dan dua meriam 20 milimeter, Zeroyang ringan memiliki daya tembak yang luar biasa pada masanya dan dapat mengungguli setiap pesawat tempur Amerika yang digunakan pada saat itu.

Lulusan teknik Tokyo Imperial University, Jiro Horikoshi bergabung dengan Mitsubishi, perusahaan manufaktur terbesar di Jepang, pada tahun 1927.

Dalam beberapa tahun terakhir, ia tetap aktif di bidang desain penerbangan dan berpartisipasi dalam pengembangan YS-11, pesawat komersial jarak pendek yang digerakkan baling-baling. .

Dia juga seorang profesor di Institut Pertahanan Jepang dan di Universitas Nippon. 

Dalam sebuah buku tahun 1956 berjudul ''Zero,'' yang ditulis oleh Jiro Hirokoshi dan Masatake Okumiya, yang merupakan komandan pertahanan udara tanah air Jepang, dengan Martin Caidin, seorang penulis penerbangan Amerika.

Halaman
12
Sumber: Intisari
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved