Berita Kediri

Detik-detik Hilangnya Bocah Usia 4 Tahun Terekam CCTV, Diduga Tenggelam di Sungai Brantas

Hilangnya RA sempat terpantau kamera CCTV yang dipasang di area seputar Kuliner Kali Brantas (KKB) di Kelurahan Banjarmlati. 

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Aqwamit Torik
TribunMadura.com/Didik Mashudi dan Istimewa
Kondisi bantaran Sungai Brantas tempat seorang bocah diduga tenggelam terbawa arus, Senin (14/11/2022) dan rekaman CCTV yang merekam korban 

TRIBUNMADURA.COM, KEDIRI -  Tujuh hari setelah dilakukan pencarian tim gabungan kepolisian, relawan, BPBD dan Basarnas, pencarian RA (4) bocah yang diduga tenggelam di Sungai Brantas dihentikan, Senin (14/11/2022). 

Sebelumnya RA warga Kelurahan Banjarmlati, Kota Kediri dilaporkan diduga hilang terbawa arus di bantaran Sungai Brantas wilayah Kelurahan Banjarmlati, Kota Kediri pada 7 November 2022.

Hilangnya RA sempat terpantau kamera CCTV yang dipasang di area seputar Kuliner Kali Brantas (KKB) di Kelurahan Banjarmlati. 

Dari pantauan kamera CCTV, korban berjalan sendiri memakai kaos singlet warna putih dan memakai celana dalam yang masih ada diapersnya.

Baca juga: Kakek Naas Tenggelam Disaksikan Sang Anak, Evakuasi Terhalang Arus Sampah di Bengawan Solo Tuban

Informasi lengkap dan menarik lainnya di GoogleNews TribunMadura.com

Setelah pencarian mandiri pihak keluarga dan tetangganya tidak membuahkan hasil, kejadiannya dilaporkan polisi.

Pencarian tim gabungan sendiri dilakukan mulai dari sekitar lokasi korban tenggelam di Kelurahan Banjarmlati sampai Jembatan Semampir, Bendung Gerak Waruturi hingga ke aliran Sungai Brantas di wilayah Mojokerto dan Surabaya.

Kapolsek Mojoroto Kompol Muhklason,SH menjelaskan, petugas telah melakukan pencarian dengan menyisir mulai dari lokasi diduga tenggelam sampai radius terjauh di luar wilayah Kediri.

Petugas juga melakukan pencarian dengan menggunakan perahu karet serta pemantauan di sejumlah titik di bantaran sungai siang dan malam.

"Pencarian masih belum ada hasil. Petugas kepolisian bergabung dengan Basarnas dan petugas BPBD Kota dan Kabupaten Kediri serta relawan," jelasnya.  

Dijelaskan pencarian sendiri radiusnya telah sampai Mojokerto dan Surabaya serta telah dikoordinasikan dengan petugas BPBD daerah lain.

"Sejauh ini masih belum ada laporan dari warga maupun dari petugas kemunculan korban di sejumlah pintu air maupun di bendungan," jelasnya.

Kompol Muhklason juga menjelaskan, dari gambar yang tampak di CCTV hanya memperlihatkan korban berjalan di tepi bantaran Sungai Brantas.

Sejauh ini petugas menduga korban hanyut terbawa arus di Sungai Brantas.

Saat musim penghujan seperti saat ini aliran Sungai Brantas sangat deras. 

Musibah terjadi saat korban ditinggal belanja ibunya ke pasar.

Saat itu korban masih tidur bersama ayahnya.

Namun saat orangtuanya bangun anaknya sudah tidak ada di sampingnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved