Berita Blitar

Pelaku Gendam Perdayai Korban di Swalayan, Gasak Perhiasan dan Uang Tunai Capai Rp130 juta

Sejumlah perhiasan dan uang tabungan milik korban ludes dikuras pelaku gendam. Akibatnya, korban mengalami kerugian mencapai Rp 130 juta. 

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Samsul Arifin
Pelaku Gendam Perdayai Korban di Swalayan, Gasak Perhiasan dan Uang Tunai Capai Rp130 juta
Tangkapan layar
Tangkapan layar kamera CCTV yang memperlihatkan para pelaku gendam (lingkaran hijau) dan korban (lingkaran biru) saat berada di swalayan, Kelurahan Dan dong, Srengat, Kabupaten Blitar.

TRIBUNMADURA.COM, BLITAR - Seorang perempuan, BN (40), warga Jl Jagalan, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, menjadi korban penipuan dengan modus gendam

Sejumlah perhiasan dan uang tabungan milik korban ludes dikuras pelaku gendam. Akibatnya, korban mengalami kerugian mencapai Rp 130 juta. 

"Kejadiannya kemarin (Selasa) sekitar pukul 12.30 WIB. Setelah sadar, korban melapor ke Polsek Srengat Polres Blitar Kota. Sekarang kasusnya masih dalam proses penyelidikan," kata Kapolsek Srengat, Kompol Yusuf, Rabu (23/11/2022). 

Peristiwa penipuan dengan modus gendam berawal ketika korban sedang belanja di sebuah swalayan di Kelurahan Dandong, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, Selasa (22/11/2022). 

Korban tiba-tiba didekati seorang pria tak dikenal yang diduga pelaku yang berpura-pura bertanya soal pengepul telur asin.

Korban menjawab tidak tahu pengepul telur asin kepada pria tak dikenal itu. Saat bersamaan muncul seorang perempuan tak dikenal ikut menyambung obrolan antara korban dan pria tersebut. 

Perempuan yang diduga satu komplotan dengan pria itu langsung menjawab kalau tahu pengepul telur asin dan siap untuk mengantarkan ke lokasi. 

Perempuan itu juga berlagak sok akrab dengan korban dan mengajak korban ikut menemani ke pengepul telur asin dengan iming-iming kalau ada keuntungan dibagi dua.

Seperti kerbau dicucuk hidungnya, korban menurut ketika diajak komplotan pelaku naik ke mobil milik pelaku yang sudah parkir di depan swalayan. 

Baca juga: Razia Kos di Kota Blitar, 6 Pasangan Bukan Suami Istri Terjaring Petugas Gabungan

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com

Lalu, korban diajak keliling naik mobil dan berhenti di pinggir Jalan Raya Desa Bagelenan, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar. 

Pelaku perempuan turun dari mobil dan tak lama kemudian balik ke mobil dengan berpura-pura membawa telur asin untuk ditunjukkan ke pelaku pria. 

Setelah melihat telur asin ditunjukkan pelaku perempuan, pelaku pria seolah-olah tertarik dan berminat membelinya. 

Tapi, semua itu merupakan skenario para pelaku untuk memperdayai korban. Selanjutnya mereka kembali ke dalam mobil dan mempreteli perhiasan milik korban.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved