Berita Lamongan

Terjadi Lagi, Jebakan Tikus Memakan Korban Petani di Lamongan, Sudah Dua Kali dalam Sepekan

Sebelumnya, kejadian serupa dialami Nursalim (62) warga Desa Gempol Pading Kecamatan Pucuk, Sabtu (12/11/2022).

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Samsul Arifin
Istimewa/TribunMadura.com
Korban Muhammad Choirum ditemukan meninggal di sawah akibat kesetrum listrik jebakan tikus, Minggu (27/11/2022) 

TRIBUNMADURA.COM, LAMONGAN - Kasus kematian meninggal akibat kesetrum aliran listrik jebakan tikus kembali terjadi di Lamongan, dialami warga Desa Tambak Menjangan Kecamatan Sarirejo, Minggu (27/11/2022).

Sebelumnya, kejadian serupa dialami Nursalim (62) warga Desa Gempol Pading Kecamatan Pucuk, Sabtu (12/11/2022).

Peristiwanya hampir sama, menurut saksi, Ainur Rofiq (47), pada Sabtu (26/11/2022) sekitar pukul 18.30 WIB, korban, Muhammad Choirum (45) keluar rumah  untuk melihat tanamannya di sawah milik korban sendiri.

Namun hingga larut malam,  korban belum juga kembali pulang ke rumah, tidak seperti hari-hari biasanya.

Belum kembalinya korban, menurut Ainur Rofiq membuat anggota keluarga khawatir terjadi apa-apa.

Saksi Ainur Rofiq, sebagai salah satu anggota keluarga kemudian berinisiatif untuk mencari korban. " Kita cari langsung sasaran ke sawah," kata saksi Ainur Rofiq, Minggu (27/11/2022).

Baca juga: Dua Kebakaran Hebat Terjadi di Lamongan Mulai dari Bus hingga Ruko dalam Rentan Waktu 5 Jam

Benar, ketika sampai di sawah saksi dibuat terbelalak kaget ketika mendapati korban dalam keadaan tertelungkup di lahan penuh lumpur itu.

Saksi mencoba untuk memanggil korban, dan panggilan hingga beberapakali tidak juda direspon korban.

Saksi Ainur Rofiq juga melihat kalau kematian korban akibat tersengat aliran listrik jebakan tikus yang dipasang sendiri oleh korban di sawah milik korban, tempat korban  ditemukan meninggal.

Rofiq tak kuasa untuk mengevakuasi korban. Dan kejadian itu kemudian dilaporkan ke perangkat desa dan oleh perangkat desa dilaporkan ke Polsek Sarirejo.

Mendapati laporan, Kapolsek Sarirejo, AKP Ipung Abdul Muis, Ka SPKT, Aipda Endro,   Kanit Reskrim, Aipda Wiyata, Aipda Lasman, Bripka Hardiansah, anggota Koramil, Sertu Widodo dengan didampingi petugas kesehatan, Yuliana
menuju TKP.

Korban dievakuasi dan dipastikan kematian korban akibat kesetrum listrik jebakan tikus. " Ada luka bakar bekas sengatan listrik di telapak tangan sebelah kiri, " kata Kapolsek Sarirejo, AKP Ipung Abdul Muis melalui Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda Anton Krisbiantoro, Minggu (27/11/2022).
 Di tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda bekas penganiayaan. Kematian korban diterima ikhlas oleh anggota keluarga dan menolak untuk dilakukan autopsi.

Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved