Berita Madura

Bupati Baddrut Tamam Siapkan Dekorasi Pengantin untuk 128 Pasutri yang Nikah Massal di Pamekasan

Para pasutri tersebut datang dari 13 kecamatan yang didampingi oleh camat masing-masing, kepala urusan agama (KUA), dan keluarga dari kedua mempelai.

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Aqwamit Torik
TribunMadura.com/Kuswanto Ferdian
Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam saat memegang tangan kedua mempelai saat sesi foto bersama di Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Senin (28/11/2022). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian 


TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, menggelar resepsi isbat nikah massal di Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Senin (28/11/2022).


Tercatat ada 128 pasangan suami istri (pasutri) mengikuti isbat nikah yang sebelumnya telah melakukan sidang isbat nikah di Pengadilan Agama (PA) Pamekasan


Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam menjadi tuan rumah atau sohibul hajat dari resepsi isbat nikah tersebut.


Pantauan di lokasi, para pasutri tersebut datang dari 13 kecamatan yang didampingi oleh camat masing-masing, kepala urusan agama (KUA), dan keluarga dari kedua mempelai.

Baca juga: Terinspirasi Baddrut Tamam, Banyak Siswa di Pamekasan yang Jadi Bupati, Bakal Diajak ke Pendopo

Informasi lengkap dan menarik lainnya Berita Madura dan Berita Pamekasan di GoogleNews TribunMadura.com


Kedua mempelai masuk ke dalam pendopo dengan berjalan kaki diiringi oleh musik hadrah, layaknya resepsi pernikahan pada umumnya. 


Apalagi, di dalam pendopo telah disediakan dekorasi untuk para pengantin.


Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam sebagai tuan rumah dalam resepsi itu menyambut langsung satu persatu para pengantin yang masuk ke dalam pendopo. 


Demikian juga dengan pejabat yang mendampingi Bupati Baddrut Tamam.


Hal itu menambah kesakralan momen resepsi sekali seumur hidup tersebut. 


Dalam sesi foto, Bupati Baddrut Tamam menggandeng para pengantin layaknya keluarga.


Kabag Kesra Setdakab Pamekasan, Abrori Rois menyampaikan, pelaksanaan isbat nikah tersebut dananya bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) kabupaten dengan target 150 pasutri di tahun 2022 ini.


Hal itu dimaksudkan agar hak-hak keluarga dapat terjamin setelah memiliki dokumen surat nikah.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved