Berita Surabaya

Gaji Jadi Kuli Bangunan Kurang untuk Biaya Hidup, Pria di Surabaya Ini Nyambi Bandar Sabu

Tersangka telah menjalankan bisnis penjualan serbuk kristal haram tersebut, kurun waktu enam bulan. 

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Samsul Arifin
Istimewa/TribunMadura.com
Saat kuli bangunan berinisial IR (29) ditangkap Anggota Satresnarkoba Polrestabes Surabaya karena menjadi bandar peredaran sabu, di Kota Surabaya. 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Kuli bangunan berinisial IR (29) ditangkap Anggota Satresnarkoba Polrestabes Surabaya karena menjadi bandar peredaran sabu, di Kota Surabaya. 

Saat ditangkap sekaligus dilakukan penggeledahan di dalam rumahnya kawasan Jalan Kunti, Semampir, Surabaya, pada Rabu (19/10/2022) malam. 

IR ternyata menyimpan sekitar 22,4 gram, yang telah dikemas dalam wadah 66 paket klip plastik kecil.

Sabu kemasan yang siap dijual tersebut, disimpan tersangka dalam lemari kamarnya.

Bahkan, petugas juga menemukan barang bukti lain yang merujuk pada aktivitas bisnis jual beli sabu tersangka. 

Baca juga: Pantas Sepatu di Gudang Mal Kerap Hilang, Digarong Dua Karyawan Ini, Kini Dibekuk Polisi

"Selain itu sejumlah barang bukti lainya satu dompet warna biru, 1 buku catatan penjualan sabu, dan uang dari hasil penjualan sabu Rp6,8 juta, berhasil kami amankan," ujarnya Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya, AKBP Daniel Somanosa Marunduri, saat dikonfirmasi TribunJatim.com, Selasa (29/11/2022). 

Tersangka telah menjalankan bisnis penjualan serbuk kristal haram tersebut, kurun waktu enam bulan. 

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com

Selama kurun waktu tersebut, tersangka memperoleh pasokan sabu dari seorang rekannya, bernama Faisol, yang telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). 

Tersangka, terakhir kali membeli pasokan sabu kepada DPO tersebut, pada Rabu (19/10/2022) malam. 

"Jual sudah 6 bulan, kerja kuli bangunan, tidak ada jual ke anak sekolah. Jual ke yang kenal, harga variasi," pungkas mantan Kasubdit I Ditresnarkoba Polda Jatim itu. 

Sementara itu, Kasi Humas Polrestabes Surabaya Kompol M Fakih menjelaskan, penangkapan pelaku IR bermula dari adanya laporan masyarakat yang curiga di sekitar rumah pelaku menjadi lokasi penyalahgunaan narkoba

"Penangkapan pelaku bermula dari adanya laporan masyarakat yang curiga atas aktifitas pelaku dan menduga di sekitar rumah kontrakan pelaku sering terjadi transaksi narkoba. Setelah anggota kita melakukan penyelidikan, benar saja pelaku di duga memiliki peran pengedar, memiliki, menyimpan, menguasai narkoba jenis sabu," katanya. 

Mantan Kanit Laka Satlantas Polrestabes Surabaya itu menegaskan, berdasarkan hal ini anggota Satnarkoba Polrestabes langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku di rumahnya dan berhasil mengamankan sejumlah barang bukti tersebut. 

"Akibat ulahnya, pelaku IR terancam pasal 114 ayat (2) atau Pasal 112 ayat (2) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika," pungkasnya. 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved