Berita Madura

Minim Anggaran Pekerjaan Jalan Kabupaten di APBD 2023, Pokir Anggota DPRD Bangkalan Siap Backup

Sinergitas Timgar dan Banggar itu tidak lain adalah untuk menutupi minimnya anggaran kegiatan pekerjaan jalan kabupaten meliputi peningkatan jalan

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Samsul Arifin
TRIBUNMADURA.COM/AHMAD FAISOL
Warga Kampung Bilaporah, Desa Bilaporah, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan memutuskan kembali menggelar kegiatan gotong royong untuk perbaikan jalan yang kelima kalinya, Jumat (24/12/2021) karena selama dua tahun terakhir jalan kabupaten penghubung antar desa itu belum tersentuh perbaikan. 

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN – Tim Anggaran (Timgar) Pemkab Bangkalan dan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Bangkalan saat ini tengah mematangkan pembahasan terkait keterlibatan program pokok pikiran (pokir) dewan dalam kegiatan pekerjaan untuk jalan kabupaten di tahun anggaran 2023.

Sinergitas Timgar dan Banggar itu tidak lain adalah untuk menutupi minimnya anggaran kegiatan pekerjaan jalan kabupaten meliputi peningkatan jalan, pemeliharaan jalan dan jembatan, hingga drainase.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Bangkalan, Guntur Setiadi mengungkapkan, ada kesepakatan antara eksekutif dan legislatif untuk memasukkan sebagian program pokir melalui jalan kabupaten di tahun 2023 mendatang.

“Kalau presdiksi saya, dari 50 anggota dewan masing-masing Rp 1 miliar saja kan sudah mencapai Rp 50 miliar. Bisa saja pokir yang masuk ke jalan kabupaten bisa mencapai kisaran Rp 70 miliar. Namun saat ini dalam pembahasan di pihak internal legislatif. Setelah itu akan dibahas lagi bersama Timgar Pemkab Bangkalan,” ungkap Guntur kepada Surya, Jumat (2/12/2022).

Sekedar diketahui, Pokir Anggota DPRD merupakan aspirasi masyarakat yang dititipkan kepada anggota dewan agar diperjuangkan di pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD).

Disinggung terkait berapa jumlah ruas dan panjang jalan kabupaten yang menjadi prioritas pekerjaan di tahun 2023? Guntur menjelaskan hingga saat ini Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) belum matang dan masih berubah-ubah karena pada Desember ini akan diajukan ke Pemprov Jawa Timur.

“Beberapa titik lokasi memang sudah muncul dalam RKA namun belum belum menjadi lokasi terkunci, masih bisa bergeser. Terkadang, teman-teman menjadikan RKA sebagai acuan padahal sejatinya belum tentu fix,” pungkasnya.

Kerusakan infrastruktur jalan dalam dua tahun terakhir memang menjadi pekerjaan berat Dinas PUPR Kabupaten Bangkalan. Selain kebijakan refocusing anggaran karena pandemi Covid-19, upaya perbaikan dan peningkatan jalan kabupaten juga terbentur minimnya anggaran.

Segala upaya dilakukan Dinas PUPR Kabupaten Bangkalan melalui usulan peningkatan status 25 ruas jalan dengan proyeksi anggaran senilai Rp 110 miliar melalui Dana Alokasi Khusus (DAK), akhirnya  hanya disetujui 7 ruas jalan dengan anggaran sebesar Rp 30 miliar di tahun 2022.

Baca juga: Pria Asal Bangkalan Madura Selundupkan Sabu Lewat Dubur ke Lapas Pemuda Madiun, Jenguk Adik

Kanigarah, Sepulu-Kombengan, Konang-Kanigarah, dan Kampak-Ler Gunung.

Sinergitas dalam upaya memaksimalkan Pokir Anggota Dewan untuk pekerjaan jalan kabupaten dibenarkan Anggota Banggar DPRD Bangkalan, H Musawir. Politisi senior di Bangkalan itu mengungkapkan, para legislator sebelumnya sudah menyisihkan untuk pekerjaan jalan kabupaten dari beberapa fraksi. Di antaranya Fraksi Demokrat dan Fraksi PDI P untuk membantu pemerintah melalui dukungan Pokir Dewan.

“Minimnya anggaran di APBD kita sehubungan dengan kondisi APBN. Karena sekarang IKN (Ibu Kota Nusantara) di Kalimantan Timur sedang gencar. Maka otomatis anggaran daerah dipangkas. Termasuk DAK (Dana Alokasi Khusus) jalan kan kita tidak dapat sama sekali, bantuan keuangan juga masih belum,” ungkap politisi Partai Keadilan Sejahtera itu.

Ia berharap, niat tulus dalam bingkai sinergitas antara Timgar Pemkab dan Banggar DPRD Bangkalan untuk pekerjaan jalan kabupaten menjadi awal langkah baik untuk kemaslahatan Bangkalan lebih makmur lagi.

“Semua hal negatif, mari diperbaiki dan ditutupi bersama. Semua pihak harapan saya jangan mencari-cari kesalahan orang. Mari sama-sama memperbaiki sesuai tupoksi masing-masing untuk memberikan kontribusi kepada Bangkalan,” pungkas Ketua Fraksi Keadilan Hati Nurani DPRD Bangkalan.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved