Berita Madiun

Pria Asal Bangkalan Madura Selundupkan Sabu Lewat Dubur ke Lapas Pemuda Madiun, Jenguk Adik

Kalapas Pemuda Madiun Ardian Nova Christiawan, menerangkan, di dalamnya terdapat 4 paket narkoba, 3 paket diduga jenis sabu

Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Samsul Arifin
Istimewa/TribunMadura.com
Petugas Lapas Pemuda Madiun saat mengamankan T, yang hendak membesuk adiknya S, warga binaan Lapas Pemuda, lantaran menyelundupkan narkotika ke dalam dubur 

TRIBUNMADURA.COM, MADIUN - Seorang pria berinisial T, asal Bangkalan Madura, mencoba menyelundupkan narkotika ke dalam Lapas Pemuda Madiun, Kamis (1/12/2022). 

Upaya tersebut dilakukan T, dengan memanfaatkan layanan kunjungan tatap muka yang disediakan Lapas Pemuda Madiun. Modusnya, barang haram tersebut disembunyikan dalam dubur.

Kalapas Pemuda Madiun Ardian Nova Christiawan, menerangkan, di dalamnya terdapat 4 paket narkoba, 3 paket diduga jenis sabu masing-masing seberat 8,82 gram, 9,90 gr dan 9,90 gr. 

"Satu paket lainnya berisi pil diduga jenis inex sebanyak 10 butir," terang Ardian Nova, Jumat (2/12/2022).

Ardian menjelaskan, awalnya T hendak mengunjungi adik kandungnya yang merupakan warga binaan Lapas Pemuda Madiun berinisial S. 

Baca juga: Apes, Motor Baru Karyawati Toko di Madiun Raib Digondol Maling, CCTV Rekam Aksi Pencuri

"Kemudian seperti biasa sesuai SOP kami melakukan penggeledahan barang bawaan maupun badan," bebernya.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com

Pada saat dilakukan penggeledahan badan, lanjut dia, T menunjukkan gelagat mencurigakan. Pembesuk tersebut sempat memberikan perlawanan dan menolak diperiksa petugas. Sehingga, menimbulkan kecurigaan bagi petugas di lapangan.

"Dengan naluri petugas, akhirnya memeriksa bagian badan secara intensif dan mendapati hal yang aneh ketika memeriksa di bagian belakang-bawah," paparnya.

"Setelah didesak, akhirnya pelaku mengeluarkan sendiri narkoba dari duburnya. Paket narkoba itu nampak lonjong memanjang, dan dibungkus dengan kondom," imbuh Ardian Nova.

Pihaknya pun juga telah melakukan klarifikasi kepada S. Saat ini, kata dia, S sudah ditempatkan ke straft cell hingga proses penyidikan selesai.

"Barang bukti kami serahkan sepenuhnya kepada kepolisian karena kemarin, ketika diminta keterangan pelaku, barang itu akan dikirim ke sebuah kota di Jawa Tengah," tutur Ardian Nova.

"Jika ada yang diperlukan, kami siap bersinergi untuk menyelesaikan kasus ini," tuntas Nova.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved