Berita Batu

Tetangga Bakar Kasur Berujung Petaka, Gudang Dekor di Kota Batu Kebakaran, Pelaku Alami Syok

Barang-barang yang disimpan di gudang sengketa yang dekat dengan rumahnya itu dilalap si jago merah pada Jumat (2/12/2022) pagi.

Penulis: Dya Ayu Wulansari | Editor: Aqwamit Torik
TribunMadura.com/Dya Ayu
Proses pemadaman api di gudang dekor yang terletak di Kota Batu akibat tetangga bakar kasur 

TRIBUNMADURA.COM, BATU - Kerugian puluhan juta harus dialami Mahmudi pemilik dekor pernikahan yang berada di jalan Lahor Rt 04 Rw 12 Desa Pesanggrahan Batu.

Pasalnya barang-barang yang dia simpan di gudang sengketa yang dekat dengan rumahnya itu dilalap si jago merah pada Jumat (2/12/2022) pagi.

Meski tak sampai ludes dilalap api karena segera dipadamkan oleh tim Pemadan Kebakaran Kota Batu, namun kerugian yang dialami mencapai Rp 10 juta.

Beruntung tak ada korban jiwa dalam kebakaran itu karena memang gudang tak ada penghuni dan hanya untuk menaruh barang-barang dekor saja.

Baca juga: Penumpang Mobil Tewas Usai Alami Kecelakaan saat Dikemudikan Pemuda Mabuk, Simak Kronologinya

Informasi lengkap dan menarik lainnya di GoogleNews TribunMadura.com

Sebanyak tiga mobil pemadam kebakaran diturunkan untuk memadamkan api.

Menurut pemilik, Mahmudi kebakaran bermula saat tetangganya yang bernama Yanto membakar kasur didekat gudang penyimpanan alat dekor milik Mahmudi.

Lantaran angin dan tak dipantau, Yanto yang telah meninggalkan lokasi ketika membakar kasur, akhirnya merembet ke basement gudang tempat menyimpan terop dan barang-barang dekor.

“Jadi kira kira habis sholat Subuh tetangga melihat tetangga yang membakar kasur ini (Yanto,red) membakar kasur. Katanya dia beli kasur tidak cocok kemudian muring-muring. Orangnya bakar, terus ditinggal kerja. Mungkin kena angin terus merembet. Di dalam banyak foam yang gampang terbakar. Banyak dekor dan barang-barang lain. Terus orang kampung keluar semua. Sudah berusaha memadamkan api tapi tidak mampu akhirnya lapor pemadam. Kerugian sekitar Rp 10 juta lebih sedikit,” kata Mahmudi kepada Suryamalang.com, Jumat (2/12/2022).

Meski barang-barangnya terbakar, namun Mahmudi tetap bersyukur karena kursi, sound system dan barang lainnya masih dapat diselamatkan.

“Untuk ganti rugi nanti mungkin akan komunikasikan lagi karena orangnya mungkin masih terguncang dan diajak bicara masih bingung. Tapi saudaranya sudah tahu. Khawatirnya kalau tambah ditekan nanti stres. Yang jelas semua tetangga tahu dia yang bakar, meskipun ditanya belum ngaku,” jelasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved