Berita Madura

Tingkatkan Kapasitas SDM, Ketua TP PKK Kabupaten Sumenep Nia Kurnia Fauzi Minta Bangun Karakter

Hal itu disampaikan langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Sumenep Nia Kurnia Fauzi saat membuka bimbingan teknis

Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Samsul Arifin
Istimewa/TribunMadura.com
Ketua TP PKK Kabupaten Sumenep Nia Kurnia Fauzi saat berikan arahan bimbingan teknis (bimtek) Peningkatan Kapasitas SDM bagi Ketua TP PKK Desa yang dilantik pada 2021 lalu 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Ada empat poin penting bagi kader Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) dalam meningkatkan kapasitas SDM sebagai mitra kerja pemerintah daerah.

Hal itu disampaikan langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Sumenep Nia Kurnia Fauzi saat membuka bimbingan teknis (bimtek) Peningkatan Kapasitas SDM bagi Ketua TP PKK Desa yang dilantik pada 2021 lalu.

Empat konsep penguatan karakter SDM TP PKK itu kata Nia Kurnia Fauzi, diantara yang tanggung jawab, inovasi, jujur dan dedikasi.

"Tanggung jawab merupakan modal utama sebuah organisasi untuk sukses, SDM yang berkualitas itu tidak cepat puas dengan apa yang dicapai. Dengan kejujuran akan tercipta rasa memiliki dan percaya dan sebuah pengabdian demi cita-cita yang luhur diperlukan keyakinan kuat," tegas Nia Kurnia Fauzi di salah satu Aula Hotel Yogyakarta.

Ia menambahkan, bahwa PKK Sumenep membutuhkan orang - orang yang mau menghibahkan waktunya, tenaga dan pikirannya untuk kemajuan sebuah organisasi.

Lanjut istri Bupati Achmad Fauzi ini, untuk menyeimbangkan perubahan yang begitu cepat katanya, hanya mereka yang memiliki komitmen terhadap perubahan yang akan mampu mewarnainya.

"Jika sebuah organisasi maju seperti PKK, maka harus bisa beradaptasi dengan perubahan. Jangan stagnan, jangan menunggu, apalagi tanpa arah tujuan," tuturnya.

Perkembangan teknologi dan informasi yang begitu cepat katanya, sesungguhnya menjadi jalan bagi kemajuan organisasi.

Maraknya media sosial saat ini harus dimanfaatkan untuk kemajuan organisasi, baik sebagai media sosialisasi program maupun penambah wawasan.

"Adanya teknologi informasi jangan hanya dijadikan media curhat, apalagi tebar pesona bagi anggota PKK," pintanya.

Nia Kurnia Fauzi berpesan, sebuah organisasi tidak akan maju tanpa adanya optimisme. Sebab itu, adanya kesepakatan menyatukan perbedaan dalam keberagaman.

"Kita melangkah dengan optimis, bahwa masa depan akan lebih baik dari saat ini. PKK sebagai tulang punggung pembangunan keluarga, harus melakukan lompatan-lompatan, inovasi agar bisa bersaing," pungkasnya.

Misalnya kata anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep inj, bahwa angka kemiskinan masih tinggi, angka prevelansi stunting masih cukup tinggi, indek pembangunan manusia (IPM) yang masih rendah, perbaikan pelayanan kesehatan, serta perbaikan dibidang pendidikan.

"Dari itulah PKK Kabupaten Sumenep harus bisa menjalankan tugas pokok dan fungsinya untuk mendukung kemajuan pemerintah daerah," pintanya.

Untuk diketahui, hadir dalam acara tersebut diantaranya Sekretaris PKK Sumenep, Diah Suryani Widayati, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep, Anwar Syahroni, Ketua Dharma Wanita Sumenep, Khusnul Khotimah, serta dua narasumber, yakni Purwadari, Sekretaris PKK Kabupaten Sleman dan Endang Kusmawati, Ketua Pokja 2 PKK Sleman.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved