Berita Bangkalan

Polisi di Bangkalan Hentikan Laju Motor Oleng Muatan Rumput, Bantu Menata Kembali

Semakin mendekati pos, laju motor jadul lansiran tahun 1990 an itu semakin oleng. Bahkan muatan rumput terlihat mulai berceceran.

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Aqwamit Torik
TribunMadura.com/Ahmad Faisol
Bintara Unit (Banit) Samapta Polsek Blega, Bripka Zainul Ghufro membantu menata kembali tumpukan rumput di atas motor Yamaha Alfa yang sempat melaju oleng saat mendekati Pos Polisi 3C di Jalan Raya Telang, Kecamatan Kamal, Senin (5/12/2022) sore 

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN – Minimnya ketersediaan rumput pada musim kemarau selalu menjadi permasalahan klasik bagi para peternak sapi dan kambing di Kabupaten Bangkalan.

Ketika musim penghujan, pasokan rumput sebagai pakan ternak sangat melimpah.

Namun kondisi itu justru malah berpotensi mengancam keselamatan jiwa para peternak atau pencari rumput.

Gelagat laju motor Yamaha Alfa sarat muatan rumput memantik reaksi personel Polres Bangkalan yang tengah melakukan penjagaan di Pos 3 C di Jalan Raya Telang, Kecamatan Kamal. Senin (5/12/2022) sore.  

Semakin mendekati pos, laju motor jadul lansiran tahun 1990 an itu semakin oleng. Bahkan muatan rumput terlihat mulai berceceran.

Beruntung saat itu volume kendaraan di jalur poros Kota Bangkalan-Kamal itu tengah sepi.  

Baca juga: Garis Polisi Mengelilingi Sumur Bor yang Semburkan Api di Sampang, Warga Dilarang Lakukan Hal ini

Informasi lengkap dan menarik lainnya di GoogleNews TribunMadura.com

Melihat itu, Bintara Unit (Banit) Samapta Polsek Blega, Bripka Zainul Ghufro beranjak ke pinggir jalan, meninggalkan Pos 3C. Bahkan sebuah sapu di tangannya, ia hempaskan entah ke mana.

“Saat itu saya sedang menyapu lantai pos. Dari arah selatan saya melihat laju motor tampak oleng karena penuh dengan muatan rumput. Peci motornya terjatuh dan rumput-rumput mulai berjatuhan karena tali pengikatnya kendur,” ungkap Zainul kepada Surya.

Dengan posisi berdiri tegap, polisi berusia 38 tahun itu melakukan penghadangan. Dengan harapan laju motor bisa berhenti sekaligus menjaga posisi motor tetap tegak dan tumpukan rumput tidak tumpah.

“Ketika motor sudah terkendali, si bapak saya suruh turun terlebih dahulu untuk mengambil capingnya yang terjatuh. Kemudian rumput saya turunkan, ditata ulang, hingga kembali mengeratkan tali penyangga rumput yang sudah mengendur,” jelasnya.

Setelah semua dipastikan aman, bapak berusia senja yang tidak diketahui dari mana asalnya itu ia persilahkan untuk kembali melanjutkan perjalanan. Zainul pun kembali menyapu lantai Pos 3C sambil menatap laju motor hingga hilang dari pandangannya.

“Kebetulan saja saya piket, jaga Pos 3C bersama dua rekan. Kami berharap masyarakat terutama para peternak dan pencari rumput untuk lebih berhati-hati, tidak perlu terlalu banyak membawa rumput dengan sepeda motor. Karena itu sangat beresiko,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, Pos 3C adalah merupakan pos jaga dari tindak kriminalitas pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Selain di Jalan Raya Telang, Kecamatan Kamal, Polres Bangkalan juga menambah dua Pos Polisi 3C lainnya; di Jalan Raya Desa Pendabah Kecamatan Kamal, dan di Jalan Raya Desa Sendang Laok, Kecamatan Socah.

Dua buah Pos 3C itu didirikan pada pertengahan 2019. Pihak kepolisian menyebut ketiga Pos 3C berada di jalur segitiga tindak kriminalitas, jalur lalu lintas mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura.  

Terbaru, Kapolres Bangkalan, AKBP Wiwit Ari Wibisono memerintahkan setiap kapolsek mendirikan pos anti kriminalitas di setiap wilayah polsek. Itu dilakukan sebagai upaya menekan angka kriminalitas di Bangkalan. Sekaligus merupakan langkah preventif, di mana setiap pos polisi yang akan didirikan itu dinamakan Pos 3C.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved