Berita Madura

Bupati Pamekasan Bagi Tips Bina Keluarga yang Harmonis, Pasangan Suami Istri Wajib Terbuka

Saran dia, untuk mengantisipasi agar pasangan suami istri tidak mudah bertengkar hanya urusan sepele, yaitu saling terbuka

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Samsul Arifin
TribunMadura.com/Kuswanto Ferdian
Kemesraan Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam dan Istrinya, Nayla Hasanah Baddrut Tamam. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian 

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam memberikan tips kepada pasangan suami istri agar tetap harmonis dalam menjalani hidup.

Menurutnya, kunci membina rumah tangga bahagia, sakinah mawaddah wa rohmah itu tidak bertengkar, karena pertengkaran di dalam rumah tangga akan memiliki dampak luar biasa, termasuk rezeki akan seret. 

"Saya punya prinsip di dalam berumah tangga, keluarga bahagia itu adalah keluarga yang tidak bertengkar. Saya dengan istri, hampir tidak pernah bertengkar," kata Bupati Baddrut Tamam berbagi pengalaman kehidupan keluarganya, Rabu (7/12/2022).

Saran dia, untuk mengantisipasi agar pasangan suami istri tidak mudah bertengkar hanya urusan sepele, yaitu saling terbuka. 

Pendapat dia, bila ada hal yang tidak cocok dengan sang istri, para suami hendaknya menyampaikan tentang ke tidak cocokannya tersebut, demikian juga sebaliknya. 

Sehingga, keduanya saling mengerti dan memahami kemauannya.

"Karena tidak ada kebaikan dalam pertengkaran itu, orang yang bertengkar itu tidak baik, dan orang yang sering bertengkar itu biasanya rezekinya jadi mampet. Jadi, membina keluarga itu jangan bertengkar," sarannya.

Penuturan Bupati murah senyum ini, saling menghargai dan memahami menjadi kunci keluarga bahagia dan harmonis.

Kata dia, apabila istri capek hendaknya sang suami melakukan sesuatu yang membuat sang istri terhibur, demikian juga sebaliknya.

Baca juga: Sebanyak 27 WBP Kristen Ibadah dan Rayakan Natal di Gereja Oikumene Lapas Narkotika Pamekasan

"Suami istri itu harus kerja sama, tujuan kerja sama itu menjaga kehormatan keluarga. Sesuatu yang jelek yang ada di istri jangan diceritakan kepada orang lain, demikian juga kejelekan suami jangan diceritakan kepada orang lain. Yang diceritakan tentang kebaikannya saja," ungkapnya.

Mantan aktivis yang sukses menjadi politisi ini juga menyampaikan, pasangan suami istri juga hendaknya menghormati orang tua pasangannya. 

Sebab kata dia, perilaku terhadap orang tua pasangannya sama halnya dengan orang tua sendiri, perilaku dan penghormatannya tidak boleh dibeda-bedakan.

"Kalau ngasih telur satu, ya harus satu juga. Kenapa sama? Karena hasil kerja bersama-sama, karena sama-sama orang tuanya juga. Bertambahnya orang tua itu, bertambahnya barokah," pesannya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved