Madura United

PSS Sleman Akui Sering Blunder saat Kalah Lawan Madura United, Meski ada Sisi yang Unggul

Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiantoro katakan bahwa faktor utama timnya kalah dari Madura United karena sering melakukan kesalahan

Penulis: Khairul Amin | Editor: Aqwamit Torik
TRIBUNNEWS/Muhammad Nursina
Pemain PSS Sleman, Kim Kurniawan (kiri) dihadang pemain Madura United, Cleberson di Stadion Manahan, Solo, Kamis (8/12/2022) sore. 

TRIBUNMADURA.COM, SOLO- PSS Sleman harus takluk 0-1 dari Madura United Kamis (8/12/2022) sore tadi di Stadion Manahan, Solo, laga pekan 13 Liga 1 2022.

Gol kemenangan Madura United dicetak oleh Lulinha menit 60.

Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiantoro katakan bahwa faktor utama timnya menelan kekalahan laga ini karena sering melakukan kesalahan sendiri.

Seto menyebut catatan ini sudah terjadi di laga sebelumnya saat PSS Sleman kalah 3-1 dari Bhayangkara FC (5/12/2022).

"Dua pertandingan setelah jeda kami dua kali kalah, dari empat gol saya pikir berawal dari kesalahan sendiri," kata Seto Nurdiantoro usai laga.

Baca juga: Klasemen Madura United di Liga 1 2022, Hampir Puncaki Klasemen, Aksi PSM Makassar Justru Tangguh

Informasi lengkap dan menarik lainnya di GoogleNews TribunMadura.com

"Dari sisi permainan oke, tapi banyak sekali terjadi kesalahan-kesalahan individu yang menjadi evaluasi, ya kualitas pemain kami seperti itu, jadi kami akan coba ke depan lebih enjoy, tidak beban, mengurangi kesalahan-kesalahan selain individu," tambahnya.

Catatan lain disebut Seto adalah minimnya kreativitas pemain dalam membongkar pertahanan lawan.

Akibatnya, serangan yang dibangun menemui jalan buntu.

Padahal dari sisi penguasaan bola setiap laga, PSS Sleman selalu unggul.

Sejumlah peluang yang didapat juga gagal dimanfaatkan dengan baik.

"Ini menjadi evaluasi, salah satunya berani shooting dari jarak jauh, gelandang berani muncul di sana," kata Seto.

"Sebenarnya sudah kami perbaiki, akhirnya ya mungkin saya harus bilang, mungkin kualitas pemain," pungkasnya.

Ungkapan sama juga disampaikan oleh kapten PSS Sleman, Kim Kurniawan.

"Seperti yang coach bilang, kami harus lebih efektif di sepertiga lapangan terakhir untuk menciptakan peluang dan tentunya mencetak gol," ungkap Kim Kurniawan.

"Mungkin kami evaluasi diri sendiri, setiap pemain memperbaiki diri dan kembali lagi secara utuh dan secara tim," tambahnya.

Karena ia menyebut sepak bola permainan tim. Tidak bisa mengandalkan kemampuan individu.

"Walaupun mungkin secara individu tim lain unggul, kalau secara tim kami kuat kami bisa kalahkan yang lain. Itu yang saya harapkan kami tunjukkan di pertandingan-pertandingan selanjutnya dengan semangat dan motivasi yang lebih tinggi dari lawannya," pungkasnya. (amn)

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved