Berita Tulungagung

Emosi Saat Tagih Utang, Ibu dan Anak di Tulungagung ini Justru Bakal Masuk Penjara, ini Alasannya

Keduanya telah diputus bersalah oleh Pengadilan Negeri (PN) Tulungagung, Selasa (6/12/2022) lalu, karena bersama-sama melakukan perusakan pot bunga

Penulis: David Yohanes | Editor: Aqwamit Torik
Freepik
Ilustrasi uang - Akibat emosi saat tagih utang, ibu dan anak ini justru bakal masuk penjara, terungkap alasannya 

TRIBUNMADURA.COM, TULUNGAGUNG - Kejaksaan Negeri (Kejari) Tulungagung akan mengeksekusi dua terpidana asal Kecamatan Rejotangan, Binti Mualiyah (47) dan anaknya Eka Wahyu Saputri (26).

Keduanya telah diputus bersalah oleh Pengadilan Negeri (PN) Tulungagung, Selasa (6/12/2022) lalu, karena bersama-sama melakukan perusakan pada pot bunga milik Lilik Suciati, warga Desa Panjerejo, Kecamatan Rejotangan.

Majelis hakim menjatuhkan hukuman kepada keduanya satu bulan penjara.  

Menurut Kasi Pidana Umum (Pidum) Kejari Tulungagung, Rudy Kurniawan, selama ini keduanya menjadi tahanan kota.

Baca juga: Tak Kunjung Bayar Utang, Petani ini Malah Marah ke Pemberi Utang Berujung Tragedi Berdarah

Informasi lengkap dan menarik lainnya di GoogleNews TribunMadura.com

"Atas dasar pertimbangan kemanusian dan latar belakang masalah, keduanya menjadi tahanan kota selama proses persidangan," terang Rudy.

Secara resmi ibu dan anak ini menjadi tahanan kota sejak 22 September 2022.

Proses penahanan ini tetap dihitung dengan perbandingan satu banding 5 dibanding tahanan di rumah tahanan (rutan).

Dengan demikian, lima hari tahanan kota dihitung satu hari tahanan rutan.

"Dari akumulasi hukuman kota yang dijalani keduanya, kami menghitung terpidana sudah menjalani penahanan selama 15 hari," sambung Rudy.

Dengan demikian masa panahanan kedua terpidana ini masih kurang 15 hari.

Karena itu Kejari Tulungagung mengagendakan eksekusi keduanya.

Masih menurut Rudy, rencananya eksekusi akan dilaksanakan pada Kamis (15/12/2022) mendatang.

"Selama ini keduanya bersikap koorperatif. Mereka juga sudah menyatakan menerima putusan hakim," ujarnya.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved