Breaking News:

Berita Madura

Pemotor Berknalpot Brong di Pamekasan yang Terkena Razia Disuruh Dorong Keliling Monumen Arek Lancor

Merujuk pada lokasi, rumah dinas Dandim Pamekasan ini bersebelahan dengan jalan raya dan berpusat di jantung kota.

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Samsul Arifin
TribunMadura.com/Kuswanto Ferdian
Dandim 0826 Pamekasan, Letkol Inf Ubaydillah saat sambutan sewaktu rapat koordinasi dengan sejumlah forkopimda dalam persiapan pengamanan Natal dan tahun baru 2023 di Peringgitan Dalam Pendopo Ronggosukowati Pamekasan, Selasa (20/12/2022). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian 

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Dandim 0826 Pamekasan, Letkol Inf Ubaydillah mengeluh bising dan sering terganggu dengan suara motor berknalpot brong saat hendak ingin beristirahat di rumah dinasnya di Jalan Panglima Sudirman, Kecamatan Barurambat Kota.

Merujuk pada lokasi, rumah dinas Dandim Pamekasan ini bersebelahan dengan jalan raya dan berpusat di jantung kota.

Tak heran jika setiap hari, rumah orang nomor satu di jajaran TNI Pamekasan ini kerap kali dilintasi sejumlah kendaraan dengan bermacam suara.

Letkol Inf Ubaydillah menceritakan, saat malam hari tiba, rumah dinasnya seperti penjaga malam, sebab tak ada aktivitas apa pun di sekitar lingkungan rumah dinasnya, kecuali suara kendaraan yang melintas.

Berbeda dengan suasana pagi hingga sore hari yang banyak aktivitas perkantoran dan anak sekolah berseliweran.

"Kalau malam rumah saya jadi penjaga, karena Kantor Bank Jatim dan Bank BTPN itu sepi tak ada aktivitas. Begitu juga dengan sekolah yang bersebelahan dengan rumah dinas saya," cerita Letkol Inf Ubaydillah sewaktu rapat koordinasi dengan sejumlah forkopimda dalam persiapan pengamanan Natal dan tahun baru 2023 di Peringgitan Dalam Pendopo Ronggosukowati Pamekasan, Selasa (20/12/2022).

Letkol Inf Ubaydillah juga menceritakan tidak pernah tidur sore hari saat di rumah dinasnya, karena seringkali terganggu dengan suara motor atau mobil berknalpot brong.

Ia baru bisa beristirahat dengan pulas sekitar pukul 02.00 WIB dini hari.

"Saya kalau duduk di depan rumah dinas hanya dengerin suara motor dan suara mobil, apalagi yang pakai knalpot brong bikin bising," keluhnya.

Baca juga: Ponsel Warga Sumenep Dicuri Maling di Rumah Sakit Pamekasan, Gelagat Pencuri Terekam CCTV

Informasi lengkap dan menarik lainnya Berita Madura dan Berita Pamekasan hanya di GoogleNews TribunMadura.com

Pada rapat persiapan Nataru 2022, Letkol Inf Ubaydillah menyarankan terhadap Kapolres Pamekasan agar merazia dan menangkap para pengendara yang memakai knalpot brong.

Nantinya, lanjut dia, setelah para pengendara yang memakai knalpot brong itu terkena razia, disuruh mendorong motornya keliling Monumen Arek Lancor sampai bensinnya habis.

"Terus suruh copot knalpot brongnya lalu siram bawa ke Polres Pamekasan. Setelah itu panggil orang tuanya, lalu suruh pengendara itu mengambil knalpot aslinya suruh pasang di Monumen Arek Lancor sebagai efek jera. Ini bukan penyiksaan tapi mau mendidik," sarannya.

BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved