Berita Surabaya

Pelaku Begal Langsung Kena Karma, Tendang Korban saat Beraksi, Langsung Diamankan Warga

Korban saat itu mengendarai sepeda motor melintas sendirian di Jalan Perak Barat, Surabaya dibegal IDM dan B

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Samsul Arifin
Pelaku Begal Langsung Kena Karma, Tendang Korban saat Beraksi, Langsung Diamankan Warga
Istimewa/TribunMadura.com
IDM, pelaku begal saat diamankan di Polsek Krembangan. Pelaku begal kena karma diamankan warga setelah beraksi

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Begal lagi-lagi beraksi di Kota Surabaya. Kali ini modusnya menendang korban hingga terjatuh di jalan raya. Lalu, si begal memamerkan senjata belati untuk menakuti korbannya.

Korban begal itu adalah S warga Kalianak Timur. Korban saat itu mengendarai sepeda motor melintas sendirian di Jalan Perak Barat, Surabaya dibegal IDM dan B. Para pelaku langsung kena karma usai sesaat baru dapat barang jarahan. Kini salah seorang pelaku ditahan di Polsek Krembangan.

Kapolsek Krembangan AKP Sudaryanto menceritakan, kronologi kejadian ini bermula si begal yang saat itu berboncengan menggunakan sarana sepeda motor Mio semula memepet korbannya yang mengendarai sepeda motor Honda matic.

Saat berada di samping korban, tersangka langsung menendang korban hingga terjatuh. Usai korban terjatuh, tersangka IDM turun dan menunjukkan pisau yang diselipkannya di pinggang.

"Korban yang sadar kalah senjata dan jumlah, kabur. Korban melarikan diri ke pos lantas sambil berteriak minta tolong," katanya.

Baca juga: Mahasiswa Kedokteran UMM Malang Jadi Korban Begal, Saksi Mengira Orang Berpacaran Bertengkar

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com

Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut langsung lari ke lokasi dan tersangka mencoba kabur membawa lari motor korban. B berhasil melarikan diri.

Sementara tersangka IDM yang mencoba membawa motor korban berhasil dikepung warga.

"Tersangka IDM berhasil ditangkap. Ia juga sempat membuang senjata tajam (sajam) di taman pinggir jalan," kata Kapolsek Krembangan AKP Sudaryanto.

IDM sehari-hari tinggal di kos-kosan kawasan Jalan Pakal Sumberan, Surabaya. Dari keterangannya, sebelum tertangkap, ia sudah melakukan aksi pencurian sebanyak tiga kali.

Dua kali mencuri sepeda motor di wilayah Rangkah. Lalu, menjambret perhiasan di sekitaran area flyover Jalan Pasar Kembang.

"Hasil penyidikan juga diketahui tersangka juga terlibat aksi pengeroyokan di Jalan Ikan Kerapu," tuturnya. 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved