Jumat, 24 April 2026

Berita Madura

Tokoh Difabel Kusbandono Hadir Launching KONU, Nyatakan Siap Sukseskan Terobosan Program KONU

Terbentuknya KONU ini merupakan ikhtiar nyata yang dilakukan oleh NU, terutama PWNU Jatim yang berkontribusi dalam pengembangan SDM

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Aqwamit Torik
TribunMadura.com/Kuswanto Ferdian
Tokoh olahraga difabel sekaligus Ketua NPCI Jember, Kusbandono (tengah) saat foto bersama Ketua KONU, Firman Syah Ali (kiri) dan Ketua PWNU Jatim, Dr KH Marzuqi Mustamar usai melaunching 'Konfederasi Olahraga Nahdlatul Ulama (KONU)' di Kantor KONI Jatim, Sabtu (1/4/2023). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian 

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, Dr KH Marzuqi Mustamar melaunching 'Konfederasi Olahraga Nahdlatul Ulama (KONU)' di Kantor KONI Jatim, Sabtu (1/4/2023).

Kegiatan bersejarah tersebut dihadiri oleh Ketua KONI Jatim, Muhammad Nabil dan Ketua KONU, Firman Syah Ali.

Hadir juga dalam launching tersebut, tokoh olahraga difabel sekaligus Ketua NPCI Jember, Kusbandono.

Kusbandono menceritakan, lama menjadi anggota Tim Deklarator KONU.

Baca juga: Lahir Organiasi KONU di Surabaya Pada Abad Kedua NU, Firman Syah Ali Siap Tancap Gas Wadahi Atlet

Informasi lengkap dan menarik lainnya di GoogleNews TribunMadura.com

"Saya memang sudah lama masuk Tim Deklarator KONU diajak oleh Mas Firman, dan saya langsung jatuh cinta dengan visi misi para anggota Tim Deklarator KONU," kata tokoh aktivis mahasiswa ini, Senin (3/4/2023).

Menurut dia, momentum terbentuknya KONU ini merupakan ikhtiar nyata yang dilakukan oleh NU, terutama PWNU Jatim yang berkontribusi dalam pengembangan SDM melalui olahraga termasuk melibatkan langsung pelaku olahraga disabilitas untuk ikut secara akti.

"Saya sendiri satu-satunya difabel hadir secara langsung, sehingga dapat menjadi semangat untuk mengawal isu-isu disabilitas di dalam NU secara lebih nyata dan luas," ujarnya.

Pendapat Kusbandono, terbentuknya KONU ini juga berpeluang bagi NU dan warga disabilitas untuk mewujudkan inklusifitas secara nyata pada seluruh elemen masyarakat dan berbagai sektor secara jamiiyah.

"Apalagi Dawuhe Yai Marzuki Mustamar, Jawa Timur itu sportif, wani dan tidak meninggalkan Ahli Sunnah Wal Jamaah An-Nahdliyah, kami kaum disabilitas siaaaap," pungkas pengamat politik ini.

Baca juga: Jose Mourinho Jadi Kartu AS Paulo Dybala, Meski Dirayu Real Madrid Tapi Punya Syarat di AS Roma

Baca juga: Suami Salat Tarawih, Istri Malah Ajak Pria Lain Main Nakal di Kamar saat Bulan Suci: Muncul Curiga

Baca juga: Tidur Bareng Istri dan Anak, Suami Murka Lihat Ponsel Istri, Bongkar Perselingkuhan: Lima Bulan

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved