Berita Lamongan
Teriakan Kuat Penjual Nasi Penyetan Berhasil Selamatkan Rumah Seorang PNS yang Terbakar
Menurut Sukariyanto (45) ia melihat api yang muncul dan membakar sebagian bangunan rumah milik Eko yang ada di utara seberang jalan nasional Lamongan.
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Ficca Ayu
TRIBUNMADURA.COM, LAMONGAN - Teriakan penjual warung penyetan berhasil menyelamatkan rumah kosong milik Eko Siswahyu (55) seorang PNS yang terbakar di Desa Plosowahyu RT 01 RW 02 Lamongan, Rabu (26/4/2023) malam.
Menurut Sukariyanto (45) ia melihat api yang muncul dan membakar sebagian bangunan rumah milik Eko yang ada di utara seberang jalan nasional Lamongan.
Ia melihat jelas api yang membakar rumah tersebut, karena lapak tempat jualan saksi yang hanya dipisahkan jalan nasional yang ada di selatan jalan nasional.
Mendapati api yang mulai merambat, Sukariyanto langsung berlari ke pemukiman warga dan berteriak ada kebakaran.
"Saya berteriak sekuatnya, sambil lari masuk kampung, " aku saksi Sukariyanto kepada polisi.
Baca juga: Disidak Hari Pertama Masuk Kerja Pasca Cuti Lebaran, Bupati dan Wabub Tidak Temukan ASN Membolos
Baca juga: Emak-emak Asal Ponorogo Ketinggalan Bus saat di Rest Area Tol Sumo, PJR Polda Jatim Sigap Bantu
Teriakan saksi didengar oleh banyak warga Desa Plosowahyu dan diantara warga ada yang langsung menghubungi pemadam kebakaran.
Sementara lainnya bergegas menuju lokasi kejadian. Sesaat kemudian, sekitar pukul 21. 15 WIB, 2 unit mobil damkar tiba di lokasi.
Petugas Damkar bergerak cepat melokalisir kobaran api agar tidak merambat ke semua bangunan rumah berukuran 7 X 14 meter tersebut.
Para petugas pemadam kebakaran berhasil menguasai api dan dilanjutkan dengan pembasahan agar tidak timbul bara api yang bisa memicu muncul api.
Baca juga: Terapi Ikan di Wisata Pelang, Pengunjung Juga Bisa Coba Olahan Sagu, Ada Bubur Sagu dan Gendos Sagu
Baca juga: Pemkab Pamekasan Gelar Halal Bihalal, Bupati Baddrut Tamam Ingatkan Target 3 Besar Nasional 2023
Petugas Damkar bersama anggota Polsek Kota Lamongan dipimpin Kapolsek AKP Moh. Fadelan dan 8 anggota polsek langsung mengamankan situasi dengan memasang garis polisi.
Api yang muncul di rumah PNS tersebut diketahui membakar 2 buah pintu yang terbuat dari kayu, 2 buah kasur, satu buah lemari, kusen kusen dari kayu dan sekat triplek.
Dan api tidak sampai meluas ke seluruh bangunan rumah tembok tersebut. Api diduga muncul dari korsleting listrik yang terpasang di rumah korban.
"Hanya ada kerugian materiil sekitar Rp 10 juta. Kebakaran diduga akibat arus pendek listrik, " kata Kapolsek Fadelan, Rabu (26/4/2023) malam.
Baca Berita Madura lainnya
Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/madura/foto/bank/originals/api-yang-membakar-rumah-membakar-rumah-eko-siswahyu-berhasil-dikuasai-petugas-damkar.jpg)