Jumat, 10 April 2026

Budaya Madura

Kiai dan Blater Dua Komunitas Elite Madura yang Berbeda, Ternyata Ini Peranan dan Pengaruh Blater

Kiai dan blater adalah dua komunitas elite Madura yang berbeda. Seperti apa perbedaan antara kiai dan blater?

Editor: Ficca Ayu
TribunMadura.com
Ilustrasi perbedaan blater dan kiai. Antara kiai dan blater terdapat “relasi”. 

TRIBUNMADURA.COM - Mengetahui perbedaan blater dan kiai.

Masyarakat Madura tentu tidak asing lagi dengan blater dan kiai.

Pada artikel ini kita akan membahas blater sebagai komunitas elite Madura.

Artikel ini bersumber dari jurnal yang dipublikasikan di laman IAIN Madura.

Pada dasarnya elite adalah orang-orang yang memiliki pengaruh serta mendapatkan status dan kedudukan lebih tinggi dalam kehidupan masyarakat.

Bagi orang Madura, elemen masyarakat yang menjadi elite utama adalah kiai. Pengaruh kiai melampaui batas pengaruh institusi-institusi kepemimpinan lainnya.

Baca juga: Keramatnya Bujuk Ponjuk di Sumenep, Dua Makam Bersejarah Wisata Religi Jujugan Masyarakat Madura

Pengaruh kiai cukup beragam tergantung pada asal usul genealogis (keturunan), kedalaman ilmu agama yang dimiliki, kepribadian, kesetiaan menyantuni umat, dan faktor pendukung lainnya.

Luasnya pengaruh kiai dalam masyarakat Madura dapat dilacak dari aspek sejarah Islamisasi Madura dan aspek ekologis.

Selain kiai, komunitas lain yang menjadi elite dalam kehidupan sosial politik masyarakat Madura adalah blater.

Peranan dan pengaruh blater biasanya diperoleh karena kemampuan dalam ilmu kanuragan, ilmu bela diri, ilmu kekebalan, sikap pemberani dan jaringan anak buah yang banyak dan luas.

Baca juga: Cantiknya Istri Kades Bangkalan, Ini Keistimewaan Wanita Madura, Nomor 1 Bikin Pria Betah di Rumah

Kiai dan blater adalah dua komunitas elite Madura yang berbeda. Kyai identik dengan nilai-nilai agama yang hanif, sedangkan blater identik dengan kekerasan.

Intinya, peranan dan fungsi sosial kiai dan blater sangat antagonistik. Namun demikian, tidak berarti antar keduanya tidak saling bertemu.

Antara kiai dan blater terdapat “relasi”. Dalam sejarahnya yang panjang, relasi antar keduanya berlangsung rumit dan kompleks.

Harmoni dan ketegangan sering mewarnai hubungan antar mereka. Lebih-lebih di era reformasi saat ini.

Baca Berita Madura lainnya

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved