Sabtu, 18 April 2026

Berita Pamekasan

Bupati Baddrut Tamam Datangi Rumah Kakek Mukrab yang Terbakar, Pastikan Dapat Bantuan dari Pemkab

Rumah Mukrab yang terbakar lantaran diduga akibat korsleting listrik itu terjadi, pafa Rabu (18/7/2023) pagi saat pemilik rumah berada di pasar. 

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Aqwamit Torik
TribunMadura.com/Kuswanto Ferdian
Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam saat mendatangi rumah Mukrab yang terbakar di Dusun Wak Duwak, Desa Banyupelle, Kecamatan Palengaan, Rabu (19/7/2023) sore. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian 

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam bersama rombongannya mengunjungi rumah Mukrab (60) warga Dusun Wak Duwak, Desa Banyupelle, Kecamatan Palengaan, Rabu (19/7/2023) sore.

Rumah Mukrab yang terbakar lantaran diduga akibat korsleting listrik itu terjadi, pafa Rabu (18/7/2023) pagi saat pemilik rumah berada di pasar. 

Rumah yang terbuat dari kayu ini rata dengan tanah.

Bupati Baddrut Tamam mendatangi lokasi kebakaran bersama Sekretaris Daerah Pamekasan, Masrukin, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP), Muharram, Kepala Dinas Sosial (Dinsos), Herman Hidayat Santoso, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar), Mohammad Yusuf Wibiseno, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan sejumlah pejabat lainnya.

Baca juga: Kebakaran 3 Rumah Kakek di Pamekasan Akibat Meteran Listrik Meledak, Manajer ULP PLN : Murni Musibah

Informasi lengkap dan menarik lainnya di GoogleNews TribunMadura.com

Setiba di lokasi, Bupati Baddrut Tamam langsung memanggil pemilik rumah dan terlihat berbincang di atas rumahnya yang rata dengan tanah tersebut. 

Bupati Baddrut Tamam juga memanggil sejumlah pejabat agar bisa melihat langsung kondisi rumahnya.

"Bagaimana kejadiannya, yang sabar ya," kata Baddrut Tamam memberikan semangat sembari menanyakan kronologi kebakaran yang menimpa rumah korban.

Setelah beberapa menit berbincang, orang nomor satu di Kabupaten Pamekasan tersebut memegang tangan korban hingga halaman rumahnya. 

Tidak hanya itu, Bupati Baddrut Tamam juga meminta korban mendampingi saat duduk di lincak halaman rumah korban tersebut.

Bupati yang akrab disapa Mas Tamam itu kembali memanggil para pejabat untuk memastikan korban diberikan bantuan untuk meringankan bebannya. 

Apalagi, musibah yang menimpanya sangat parah.

"Tolong pak kades, dan pak camat juga. Ini diurus ya? Nanti kita akan bantu, mudah-mudahan bisa meringankan bebannya," pinta Baddrut Tamam.

Bupati Baddrut Tamam kemudian memeluk korban dengan erat sebelum meninggalkan lokasi bersama rombongan. 

Korban pun terlihat meneteskan air mata saat berada dalam peluang bupati tersebut.

Bupati Baddrut Tamam berharap, korban sabar menghadapi ujian yang diberikan Allah SWT, karena tidak mungkin Allah memberikan ujian kepada orang yang tidak sanggup menghadapinya.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved